Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Dinkes Sumut Jelaskan Kronologi Viralnya Dugaan Menu Basi di City Ice Cream

Mistar.idSelasa, 3 Februari 2026 pukul 16.20 WIB
dinkes_sumut_jelaskan_kronologi_viralnya_dugaan_menu_basi_di_city_ice_cream_

Menu Summer Kiss City Ice Cream basi saat dikonsumsi konsumen. (foto: TikTok Jemari1705/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), Hamid Rizal, menanggapi dan menjelaskan kronologis viralnya dugaan menu basi yang dikonsumsi seorang konsumen di City Ice Cream, Medan.

"Setelah mendapatkan informasi di media sosial, kami berkoordinasi dengan Dinkes Kota Medan dan langsung turun ke lapangan mengkonfirmasi dan meminta kronologis kepada pihak terkait," ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Dijelaskan Hamid, informasi yang diperoleh bahwa pada, Selasa (27/1/2026), ada konsumen yang mengkonsumsi makanan minuman di Restoran City Ice Cream dan anak dari keluarga itu mengalami mual muntah.

"Setelah satu jam mengkonsumsi makanan tersebut anaknya mual-muntah, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Columbia, Asia. Setelah ditelusuri, menu makanan yang dikonsumsi adalah Summer Kiss," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Columbia Asia, keluarga korban dan manajemen City Ice Cream, melakukan rembuk atas kejadian tersebut.

Dinkes Sumut, dikatakan Hamid, akan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) ke City Ice Cream. Beberapa tahapan, langkah maupun pemeriksaan akan merujuk kepada standar ideal.

"Nantinya akan ada ketentuan standar minimal yang dipenuhi dari IKL tersebut dan dalam waktu dekat akan kita lakukan penelurusan tersebut," ucapnya.

Perlu diketahui, suatu kejadian jika disebutkan keracunan apabila korbannya berjumlah lebih dari satu orang dan saat ini di awal catatan Dinkes Sumut korban berjumlah hanya satu, maka belum bisa disebut keracunan.

Sebelumnya beredar video di akun TikTok @siapaajaboleh.62, yang menyampaikan komplainnya terhadap salah satu menu di Restoran City Ice Cream Medan, yang diduga telah berjamur dan menyebabkan seorang konsumen harus di rawat di RSU Columbia Asia Medan.

Video tersebut ramai diperbincangkan masyarakat hingga menuai pro dan kontra bagi netizen. Beberapa video yang diunggah pada, Minggu (1/2/2026) telah di tonton ratusan ribu hingga jutaan penonton.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN