Thursday, September 3, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Teh Berpotensi Bantu Cegah Pengeroposan Tulang pada Perempuan Lansia, Bagaimana Kopi?

Mistar.idKamis, 3 September 2026 pukul 07.00 WIB
teh_berpotensi_bantu_cegah_pengeroposan_tulang_pada_perempuan_lansia_bagaimana_kopi

Ilustrasi. (foto: AI/Mistar)

news_banner

Adelaide, MISTAR.ID - Kebiasaan minum teh berpotensi memberi manfaat bagi kesehatan tulang perempuan lanjut usia. Sebaliknya, konsumsi kopi dalam jumlah sangat tinggi dikaitkan dengan kepadatan tulang yang lebih rendah.

Temuan itu berasal dari penelitian Flinders University yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients. Studi tersebut melibatkan hampir 10.000 perempuan berusia 65 tahun ke atas yang dipantau selama 10 tahun.

Para peneliti mengamati hubungan konsumsi kopi dan teh dengan bone mineral density (BMD) atau kepadatan mineral tulang, salah satu indikator utama untuk menilai risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang.

Pengukuran dilakukan pada bagian pinggul dan leher femur, dua area yang rentan mengalami patah tulang akibat osteoporosis.

Hasil penelitian menunjukkan perempuan yang rutin mengonsumsi teh memiliki kepadatan mineral tulang pinggul sedikit lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak minum teh.

Meski perbedaannya relatif kecil, hasil tersebut dinilai signifikan secara statistik.

"Perbaikan kecil dalam kepadatan tulang sekalipun dapat berarti lebih sedikit kasus patah tulang pada kelompok masyarakat yang besar," kata Adjunct Associate Professor Enwu Liu dari College of Medicine and Public Health Flinders University, dilansir Science Daily, Rabu (2/9/2026).

Bagaimana dengan Kopi?

Hasil berbeda ditemukan pada konsumsi kopi.

Perempuan yang minum kopi dalam jumlah sedang, sekitar dua hingga tiga cangkir sehari, tidak menunjukkan dampak negatif terhadap kesehatan tulang.

Namun, konsumsi lebih dari lima cangkir kopi per hari dikaitkan dengan kepadatan mineral tulang yang lebih rendah.

Hubungan negatif tersebut terlihat lebih kuat pada perempuan yang memiliki tingkat konsumsi alkohol lebih tinggi sepanjang hidupnya.

Sementara itu, manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi teh terlihat lebih menonjol pada perempuan dengan obesitas.

Salah satu penulis penelitian, Ryan Liu, menjelaskan teh mengandung katekin, yakni senyawa yang diduga dapat membantu pembentukan tulang sekaligus memperlambat proses penguraiannya.

Sebaliknya, kandungan kafein dalam kopi dalam sejumlah penelitian laboratorium diketahui dapat memengaruhi penyerapan kalsium dan metabolisme tulang.

Namun, menurut Ryan, efek tersebut relatif kecil dan dapat dikurangi, salah satunya dengan menambahkan susu ke dalam kopi.

Tidak Berarti Kopi Harus Dihindari

Para peneliti menekankan temuan tersebut tidak berarti perempuan lansia harus berhenti minum kopi atau mengonsumsi teh dalam jumlah berlebihan.

"Temuan kami tidak berarti Anda harus berhenti minum kopi atau mulai minum teh bergalon-galon," ujar Enwu Liu.

Menurut dia, konsumsi teh secara moderat dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang mendukung kesehatan tulang pada usia lanjut.

Sementara itu, konsumsi kopi dalam jumlah sangat tinggi dinilai kurang ideal, terutama bagi perempuan yang juga banyak mengonsumsi alkohol.

Peneliti juga mengingatkan bahwa kalsium dan vitamin D tetap menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan tulang.

Osteoporosis merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami perempuan lanjut usia. Kondisi ini menyebabkan tulang kehilangan kepadatan, menjadi lebih rapuh, dan meningkatkan risiko patah tulang.

Meski demikian, penelitian ini hanya menemukan hubungan antara konsumsi teh dan kopi dengan kepadatan tulang. Temuan tersebut belum membuktikan bahwa teh secara langsung dapat mencegah osteoporosis atau kopi menjadi penyebab pengeroposan tulang.

Penelitian berjudul Longitudinal Association of Coffee and Tea Consumption with Bone Mineral Density in Older Women: A 10-Year Repeated-Measures Analysis in the Study of Osteoporotic Fractures tersebut ditulis Ryan Yan Liu dan Enwu Liu serta dipublikasikan dalam Nutrients. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN