Hadiah Pemenang OSN Terlalu Kecil, Warganet: Biaya Les Aja Nggak Tertutupi

Medali OSN. (Foto: Bimbel Salman)
Jakarta, MISTAR.ID – Besaran hadiah bagi pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD dan SMP sederajat 2026 menjadi sorotan warganet. Nilai apresiasi tersebut dinilai terlalu kecil jika dibandingkan dengan perjuangan siswa yang berhasil meraih prestasi.
Dikutip dari akun YouTube resmi Puspresnas, Selasa (1/9/2026), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah mengumumkan hasil OSN jenjang SD dan SMP sederajat 2026 pada Minggu (30/8/2026). Berdasarkan pengumuman tersebut, peraih medali emas mendapat hadiah uang paling tinggi sebesar Rp3 juta.
Sementara itu, peraih medali perak memperoleh Rp2 juta dan medali perunggu mendapatkan Rp1 juta. Besaran hadiah ini langsung menuai protes karena dianggap terlalu sedikit untuk mengapresiasi siswa berprestasi, terlebih jika dibandingkan dengan hadiah OSN pada 2025.
Sejumlah warganet juga menyampaikan kekecewaannya melalui kolom komentar akun YouTube Puspresnas terkait nominal hadiah OSN SD dan SMP sederajat tahun ini.
"Ga ada otaknya yang ngasih uang 3 juta buat anak berprestasi, padahal udah lelah, susah belajar, les sana sini, nguras energi dan mental. Buat les mereka aja ga tertutupi, les buat belajar biasa aja udah hampir 10jt apalagi OSN. Saya ga terima anak menyelesaikan diperlakukan gini. Saya tutut sampai di akhirat dosanya ini!," tulis akun @nazwashofia4008.
"Weehhh,.. emas 3 JT, perunggu 1jt.. buat biaya les nya aja gak nutup... Ini katanya ajang paling bergengsi se-Indonesia yg diadakan pemerintah... Malu2in," tulis akun @chaushauley.
"Kocak uang pelatihan kabupaten wakakak. Jauh banget dri tahun kemaren 15 juta untuk yang emas," tulis @lightsaber2777.
"Kembalikan marwah dan apresiasi utk OSN SD dan SMP, jangan buat sedih anak anak yang berjuang dg segenap kemampuan dg apresiasi yg minim dan pelaksanaan online begini," tulis akun @ceritadhera7951.
Belum ada komentar dari pihak Puspresnas
Terkait nominal ini, Kompas.com telah mencoba menghubungi pihak Puspresnas tetapi belum ada jawaban apapun.
Sementara itu, menurut Pengamat Pendidikan dari Universitas Negeri Semarang (UNS) Edi Subkhan menilai kondisi ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak berpihak pada dunia pendidikan.
"Menurut saya, ini bukti nyata bahwa pemerintah memang tidak berpihak pada dunia pendidikan, bukan saja bidang STEM," kata Edi, dilansir dari Kompas.com.
Edi mengatakan, padahal bidang Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) yang menjadi salah satu bidang di OSN yang digadang-gadang penting oleh pemerintah ternyata tidak mendapat perhatian penuh.
“Artinya, untuk bidang yang oleh pemerintah sendiri dianggap penting, ternyata perhatiannya tidak ada,” ujarnya. (Kompas)
PREVIOUS ARTICLE
Bocoran Bentuk Soal TKA Tingkat SMABERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






Salah Satu Tempat Terkering di Dunia Diselimuti Salju, Badai Atacama Menjangkau hingga Dekat Pasifik















