Sempat Dihentikan Sementara, Dua Dapur MBG di Simalungun Kembali Beroperasi

Koordinator BGN Simalungun, Debora Purba Tambak saat mengunjungi salah satu SPPG. (Foto: Dok BGN Simalungun/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID – Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Simalungun yang sebelumnya dihentikan sementara kini kembali beroperasi.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Simalungun, Debora Purba Tambak, mengatakan dua SPPG tersebut berada di Dolok Batu Nanggar Kahean dan Siantar Sejahtera.
Keduanya sudah bisa menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah melengkapi persyaratan administrasi yang sempat menjadi kendala.
"Dua dapur yang sempat di-suspend sudah beroperasi kembali. Kendalanya karena profil terlambat dikirim, tetapi sudah selesai karena diberikan perpanjangan waktu untuk melengkapi," ujar Debora saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).
Menurut Debora, surat terkait pengaktifan kembali operasional kedua SPPG tersebut telah diterima sejak Senin (31/8/2026) malam.
Saat ini, kata Debora, sebanyak 66 dapur SPPG telah beroperasi di Kabupaten Simalungun.
Dari 32 kecamatan yang ada, masih terdapat dua kecamatan yang sama sekali belum memiliki bangunan SPPG, yakni Dolok Silau dan Silau Kahean.
"Kalau secara keseluruhan memang masih ada beberapa kecamatan yang belum berjalan di Simalungun. Tapi, sebagian sudah ada bangunan dan sedang diperiksa data serta kelengkapannya," katanya.
Beberapa kecamatan yang bangunan SPPG-nya telah berdiri tetapi belum beroperasi antara lain Jorlang Hataran, Bosar Maligas, Haranggaol Horison dan Dolok Pardamean.
"Hanya Kecamatan Dolok Silau dan Silau Kahean yang sama sekali belum ada bangunan SPPG," ujar Debora.
Di tengah perluasan program tersebut, Debora mengatakan saat ini BGN sedang melakukan moratorium dan evaluasi terhadap seluruh dapur MBG di Indonesia.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap SPPG memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Dapur yang dinilai tidak sesuai ketentuan berpotensi dihentikan secara permanen.
"Sekarang sedang berlangsung moratorium dan evaluasi seluruh dapur di Indonesia. Jadi kalau memang tidak sesuai, akan dihentikan permanen," katanya.[]
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER







Salah Satu Tempat Terkering di Dunia Diselimuti Salju, Badai Atacama Menjangkau hingga Dekat Pasifik
















