Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Inflasi Siantar Naik Selama Agustus 2026, Harga Ayam Melambung 10,67 Persen

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 11.02 WIB
inflasi_siantar_naik_selama_agustus_2026_harga_ayam_melambung_1067_persen

Pedagang daging ayam di Pasar Dwikora, Kota Pematangsiantar. (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID — Harga daging ayam broiler yang masih bertahan di level Rp50.000 per kilogram menjadi pemicu utama inflasi di Pematangsiantar pada Agustus 2026. Sepanjang tahun ini, harga ayam bahkan telah melonjak 10,67 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar mencatat inflasi bulanan atau month-to-month (m-to-m) pada Agustus 2026 sebesar 0,58 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 0,31 persen.

Secara kumulatif atau year-to-date (y-to-d), inflasi Pematangsiantar hingga Agustus 2026 mencapai 2,76 persen.

Kepala BPS Kota Pematangsiantar Ratna Naibaho melalui Humas BPS, Dedi Saragih, mengatakan daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar inflasi Agustus dengan andil 0,34 persen.

"Untuk penyumbang inflasi di bulan Agustus 2026, daging ayam ras berkontribusi paling dominan yakni sebesar 0,34 persen, disusul cabai rawit 0,06 persen, beras 0,06 persen, cabai hijau 0,06 persen, serta sewa kontrakan rumah sebesar 0,04 persen," kata Dedi kepada Mistar, Rabu (2/9/2026).

Selain ayam, beras dan cabai rawit juga ikut memberikan tekanan terhadap inflasi. Harga beras tercatat naik 4,35 persen secara kumulatif hingga Agustus 2026. Sementara kontribusi tertingginya terhadap inflasi terjadi pada Juli dengan 0,09 persen.

Cabai rawit sendiri pada Agustus memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen. Meski demikian, secara kumulatif sejak awal tahun komoditas tersebut masih mencatat deflasi 4,87 persen karena sempat mengalami penurunan harga pada awal tahun.

Di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga sehingga membantu menahan laju inflasi.

Tomat menjadi penyumbang deflasi terbesar pada Agustus dengan andil -0,12 persen. Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, harga tomat masih tercatat mengalami kenaikan sangat tinggi, yakni 106,18 persen.

Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas lainnya. Bawang merah memberikan andil deflasi sebesar -0,09 persen, bawang putih -0,05 persen, minyak goreng -0,02 persen, dan jeruk -0,02 persen.

BPS mengimbau para pemangku kebijakan dan Pemerintah Kota Pematangsiantar terus menjaga stabilitas pasokan serta rantai distribusi pangan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN