Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Ruth Sahanaya Kembali Berkarya, Lewat Mini Album 'Merindu'

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 11.53 WIB
ruth_sahanaya_kembali_berkarya_lewat_mini_album_merindu

Ruth Sahanaya. (Foto: Dokumentasi Ruth Sahanaya)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Diva pop Indonesia Ruth Sahanaya kembali menyapa penggemarnya melalui mini album atau Extended Play (EP) bertajuk "Merindu” yang akan dirilis di seluruh platform musik digital pada Jumat (4/9/2026).

EP “Merindu” menjadi penanda kembalinya Ruth Sahanaya atau yang akrab disapa Uthe ke proyek album solo setelah sekitar delapan tahun. Album mini tersebut berisi enam lagu, yakni “Pelangi”, “Aku Tak Sanggup”, “Terserah Kamu”, “Aku Merindu”, “Pagi”, dan “Sebaris Lirik Cinta”.

Dalam jumpa pers peluncuran EP “Merindu” di Jakarta, Selasa (1/9/2026), Uthe mengatakan judul album tersebut merepresentasikan rasa rindunya untuk kembali berkarya dan menyapa pendengar setelah cukup lama tidak merilis proyek solo.

“Karena itu harus tetap ada identitas aku yang dulu, itu harus tetap ada sih dalam EP Merindu,” kata Uthe.

Sementara itu, suami sekaligus manajer Uthe, Jeffry Waworuntu, mengatakan sang istri memiliki keinginan untuk terus bernyanyi sepanjang hidupnya.

Jeffry mengingat percakapan ketika dirinya pernah menanyakan kepada Uthe mengenai batas waktu dirinya akan terus bernyanyi.

“Kamu sampai kapan sih menyanyi? Sampai Tuhan memanggil saya,” ujar Jeffry menirukan jawaban Uthe.

Menurut Jeffry, musik telah menjadi bagian yang melekat dalam diri Uthe. Karena itu, meski menjalani berbagai kegiatan di bidang seni, Uthe tetap menempatkan dirinya sebagai seorang penyanyi.

Dalam proses produksinya, EP “Merindu” melibatkan sejumlah musisi dan produser musik muda, di antaranya Farrel Hilal, Samuel Song, Kelvin Joshua, Resa Husin, serta gitaris Indra Iryawansyah atau Koko.

Uthe juga berdiskusi mengenai arah vokal dengan penyanyi Kamga Mo yang turut menjadi pengarah vokal. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan karakter vokalnya dengan perkembangan selera pendengar musik saat ini tanpa menghilangkan identitas vokal Uthe.

Salah satu lagu yang disebut menjadi karya idealis Uthe adalah “Aku Tak Sanggup”. Lagu ciptaan Kelvin Joshua tersebut menampilkan karakter vokal bernada tinggi yang selama ini menjadi salah satu ciri khas Ruth Sahanaya.

Sementara lagu “Pelangi” diproduseri Farel Hilal, sedangkan “Sebaris Lirik Cinta” merupakan karya gitaris Indra Iryawansyah.

Selain mempertahankan identitas musiknya, Uthe juga mencoba mengikuti perkembangan tren musik. Sejumlah lagu dalam EP “Merindu” mengusung nuansa city pop khas era 1980-an yang kembali diminati generasi muda.

Album mini tersebut juga menghadirkan lagu dengan irama dansa bergaya Latin yang dikemas catchy untuk memberikan warna berbeda dalam karya terbarunya.

Peluncuran EP “Merindu” sekaligus menjadi bagian dari perayaan perjalanan 42 tahun Ruth Sahanaya di industri musik Indonesia. Uthe juga mendapat kado dari Jeffry berupa pemenuhan keinginannya untuk memiliki karya dalam format fisik piringan hitam atau vinyl.

EP “Merindu” dalam format vinyl tersebut rencananya dirilis secara terbatas pada November 2026 dengan jumlah 100 keping yang masing-masing memiliki nomor seri 01 hingga 100. (hm25/antara)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN