Darurat Narkoba di Labura, DPRD Sumut Nilai Aparat dan Pemkab Tutup Mata

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Zeira Salim Ritonga, menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang kerap meresahkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga.
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut, tersebut menyikapi beberapa video viral aksi heroik yang dilakukan para ibu rumah tangga melalui penggerebekan dan memviralkan barak ataupun lokasi-lokasi terindikasi narkoba.
“Baru saja beberapa waktu yang lalu terjadi penggerebekan oleh emak-emak, berselang hitungan hari di lokasi berdekatan yang ada di Labura masih terjadi. Ini menandakan lemahnya kinerja para aparatur dan pemerintah daerah,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, penggerebekan oleh masyarakat di Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kuala Hulu, Kabupaten Labura itu memerikan sinyal bahwa pemerintah daerah abai dalam menyikapi persoalan tersebut.
“Padahal lokasi itu sangat berdekatan dengan kantor polisi. Kantor Bupati Labura bahkan tepat di depan lokasi itu. Sepertinya aparatur dan pemerintah daerah ini tutup mata,” katanya.
Ia turut mempertanyakan di mana keseriusan para aparat penegak hukum dan Pemkab Labura dalam menindak penyalahgunaan narkoba. Ia menilai viralnya video penggerebekan tersebut merupakan akumulasi kekecewaan masyarakat.
“Jangan biarkan rakyat bergerak dengan sendirinya. Viralnya video penggerebekan yang dilakukan masyarakat itu jadi bentuk akumulasi ungkapan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi tingginya angka narkoba,” ucapnya.
Diketahui, beberapa video viral yang dipublikasi oleh beberapa ibu rumah tangga di berbagai platform sosial media sedang hangat diperbincangkan. Dalam video tersebut, salah seorang ibu rumah tangga memberanikan diri menggerebek barak narkoba di Labura.
PREVIOUS ARTICLE
Kemenag Sumut dan FOZ Salurkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas


















