Tuesday, August 11, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 19.39 WIB
pemerintah_pastikan_harga_bbm_subsidi_tak_naik

Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik. (foto: dok mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tidak akan naik meski harga minyak mentah dunia masih bergerak fluktuatif.

Kepastian itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia setelah bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Bahlil mengatakan keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

"Saya sama Pak Menteri bersepakat bahwa harga ICP dunia yang tidak menentu sampai dengan sekarang kami berdua punya komitmen atas dasar perintah Pak Presiden bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik. Ini yang paling penting," ujar Bahlil, seperti dilansir Detikcom.

Di sisi lain, pemerintah membuka ruang penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

Menurut Bahlil, jika harga minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi juga dapat ikut diturunkan. Sebaliknya, jika harga minyak kembali naik, harga BBM nonsubsidi dapat disesuaikan.

"Ketika harga dunia itu turun, maka harga yang nonsubsidi pun bisa melakukan penyesuaian dengan harga dunia. Kalau turun ya turun, kalau naik ya terkoreksi juga untuk dinaikkan," katanya.

Sementara itu, Purbaya mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi pergerakan harga minyak mentah dunia yang masih fluktuatif.

Pemerintah, kata dia, telah menghitung kebutuhan anggaran untuk menjaga harga BBM agar tidak mengalami kenaikan, termasuk jika harga Indonesian Crude Price (ICP) berada di atas USD80 per barel.

"ICP kan naik turun kan, kita nggak tahu itu angka yang mana. Kemarin turun ke 80, sekarang naik lagi di atas 80. Jadi kita lihat sepanjang tahun seperti apa. Yang jelas kita sudah siapkan kalau 100 seperti apa, di atas 80 seperti apa. Jadi anggaran kita, kita pastikan aman," ujar Purbaya.

Sebelumnya, harga BBM nonsubsidi telah mengalami kenaikan. Di Sumatera Utara, harga Pertamax naik Rp3.950 per liter, dari sebelumnya Rp12.600 menjadi Rp16.550 per liter. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN