Monday, August 10, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Mengenal Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei yang Gelarnya Dicabut

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB
mengenal_raabiatul_adawiyyah_menantu_sultan_brunei_yang_gelarnya_dicabut

Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei yang gelarnya dicabut. (Foto: Fan Page)

news_banner

Bandar Seri Begawan, MISTAR.ID – Nama Pengiran Raabi'atul Adawiyyah kembali menjadi sorotan setelah Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar "Yang Mulia" yang disandangnya. Raabi'atul merupakan istri Pangeran Abdul Malik, putra keenam Sultan Brunei. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan perilaku yang dinilai tidak pantas, meski pihak kerajaan tidak menjelaskan secara rinci tindakan yang dimaksud.

Sebelum menjadi bagian dari keluarga kerajaan, Raabi'atul dikenal memiliki latar belakang pendidikan dan karier di bidang teknologi informasi.

Memiliki Latar Belakang di Bidang IT

Raabi'atul lahir pada 27 Oktober 1992 sebagai anak kedua dari Pengiran Haji Bolkiah dan Pengiran Hajah Noor'aismah. Ia memiliki sembilan saudara. Salah satunya, Awangku Abd Aziz Hafizuddin, diketahui bekerja di maskapai Royal Brunei Airlines.

Perempuan yang kini berusia 33 tahun itu memiliki sejumlah sertifikasi di bidang teknologi informasi. Beberapa di antaranya Internet and Computing Core Certification, Microsoft Office Specialist, serta Adobe Certified Certificate. Ia juga pernah mengikuti ICT Youth Development Programme.

Kariernya di bidang teknologi dimulai setelah menyelesaikan pendidikan. Raabi'atul sempat bekerja sebagai System Data Analyst di BAG Networks, perusahaan konsultan IT di Brunei. Pada 2013, ia kemudian bergabung dengan HAD Technologies sebagai IT Instructor.

Aktif dalam Kegiatan Keagamaan

Selain bidang teknologi, Raabi'atul juga dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan, khususnya membaca Alquran. Ia telah mengikuti berbagai kompetisi tilawah sejak usia remaja.

Pada 2005, ketika berusia 13 tahun, Raabi'atul mewakili sekolahnya dalam lomba membaca Alquran. Tiga tahun kemudian, ia mengikuti Skim Tilawah Alquran Remaja serta kompetisi nasional Dikir Dabai'ie yang melibatkan sekolah menengah di seluruh Brunei.

Pengalamannya dalam kegiatan keagamaan membuat Raabi'atul dipercaya menjadi Ketua Prefek di Pengiran Anak Puteri Hafizah Sururul Bolkiah Religious School, Berakas.

Dikenal Gemar Membaca dan Berolahraga

Di lingkungan keluarga dan pertemanan, Raabi'atul digambarkan sebagai sosok yang anggun dan memiliki kepribadian positif. Ia disebut senang menghabiskan waktu dengan membaca buku bertema Islam, terutama yang membahas peran perempuan Muslim.

Raabi'atul juga disebut menyukai musik dan aktif berolahraga. Badminton dan squash menjadi dua olahraga yang digemarinya. Dari pernikahannya dengan Pangeran Abdul Malik, ia kini memiliki empat anak.

Menikah dengan Pangeran Abdul Malik

Raabi'atul resmi menjadi istri Pangeran Abdul Malik dalam sebuah pernikahan kerajaan yang berlangsung pada 2015. Puncak rangkaian pernikahan digelar di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, pada Minggu (12/4/2015).

Pernikahan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian upacara kerajaan. Dalam salah satu prosesi, Raabi'atul tampil mengenakan busana bernuansa kuning lengkap dengan sepatu Christian Louboutin dan tiara bertabur berlian serta enam batu permata.

Kini, namanya kembali menjadi perhatian setelah kerajaan Brunei mengumumkan pencabutan gelar yang sebelumnya melekat padanya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN