BPS Sumut Catat Pergerakan Penumpang Domestik Kualanamu Naik pada Juli 2026

Para Penumpang saat turun dari KM Kelud Milik Pelni di Pelabuhan Belawan. (Foto: Pelni/mistar.id)
Medan, MISTAR.ID (13/9/2026) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat, arus transportasi angkutan udara dan laut selama Juli 2026 masih mengalami koreksi.
Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan penumpang domestik melalui Bandara Internasional Kualanamu mengalami kenaikan. BPS mencatat, selama Juli 2026 penumpang mencapai 190.696 orang atau naik 7,28 persen dibandingkan sebelumnya yang hanya 177.762 orang.
Begitu juga dengan kedatangan domestik, mengalami kenaikan 0,57 persen menjadi 180.714 orang.
Meski mengalami kenaikan bulanan, Asim melihat secara kumulatif dari awal tahun, angkutan udara domestik masih lesu jika disandingkan performa tahun lalu.
"Secara kumulatif, penumpang domestik yang berangkat pada Januari hingga Juli 2026 mencapai 1.289.137 orang, turun 5,15 persen daripada dengan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.359.162 orang. Kedatangan domestik juga turun 6 persen," kata Asim, Minggu (13/9/2026).
Kemudian, keberangkatan penumpang angkutan udara tujuan luar negeri pada Juli 2026 anjlok 10,29 persen, dari 98.406 orang menjadi 88.278 orang. Sebaliknya, kedatangan internasional di Kualanamu naik sebesar 14,84 persen, atay menyentuh angka 102.791 orang.
Pada sektor transportasi laut, di Pelabuhan Belawan pada keberangkatan penumpang angkutan laut antar pulau pada Juli 2026 mencapai 17.972 orang atau naik 31,62 persen dibanding bulan sebelumnya.
Kedatangan penumpang juga naik tajam sebesar 35,33 persen menjadi 17.375 orang. Jika dijumlahkan dari Januari hingga Juli 2026, mobilitas penumpang laut ini konsisten menunjukkan tren positif.
"Aktivitas logistik antar pulau untuk muat barang di Pelabuhan Belawan pada bulan Juli 2026 juga naik menjadi 39.460 ton, atau sekitar 108,53 persen dibandingkan Juni 2026 yang hanya 18.923 ton," ujarnya.
Sementara itu, untuk bongkar barang, BPS mencatat kenaikan stabil sebesar 3,25 persen menjadi 465.357 ton pada Juli, atau menyumbang pertumbuhan volume bongkar muat kumulatif sebesar 9,99 persen sepanjang tahun 2026. (hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Dari Suka Berdebat di Kelas Hingga Bersidang di Pengadilan: Kisah Nanda Aulia Jadi Advokat


































