Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Program CKG Nasional Digencarkan di Simalungun, 46 Puskesmas Layani Semua Usia

Mistar.idKamis, 22 Januari 2026 pukul 15.11 WIB
program_ckg_nasional_digencarkan_di_simalungun_46_puskesmas_layani_semua_usia

Aktivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan program pemerintah pusat terus digencarkan pelaksanaannya di Kabupaten Simalungun. Hingga kini program nasional tersebut berjalan lancar dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui fasilitas layanan kesehatan daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Simalungun, Rosman Saragih, mengatakan pelaksanaan CKG di Simalungun dilayani oleh 46 puskesmas yang tersebar di 32 kecamatan.

"CKG ini merupakan program pusat, dan di Simalungun sejauh ini pelaksanaannya berjalan lancar. Kita melayani masyarakat melalui 46 puskesmas," ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan laporan Puskesmas yang diterima Dinas Kesehatan, program CKG telah menyentuh seluruh jenjang usia, mulai dari bayi, anak-anak, usia produktif, hingga lanjut usia. Cakupan yang luas ini menjadi indikator bahwa implementasi program nasional tersebut berjalan sesuai dengan sasaran.

Tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, puskesmas di Simalungun juga aktif melakukan pendekatan jemput bola, khususnya untuk kelompok anak sekolah. Penjaringan kesehatan dilakukan dengan cara mendatangi langsung sekolah-sekolah di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

"Untuk anak sekolah, kita yang mengunjungi. Puskesmas melakukan penjaringan di sekolah-sekolah, seperti pemeriksaan berat badan, telinga, dan pemeriksaan dasar lainnya," kata Rosman.

Ia menjelaskan, sebelumnya penjaringan kesehatan anak sekolah hanya dilakukan pada awal tahun ajaran baru. Seiring penguatan pelaksanaan CKG, konsep tersebut kini mulai dikembangkan agar dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

"Dulu hanya saat tahun ajaran baru. Sekarang konsep kita kalau memungkinkan, dilakukan per bulan. Itu yang direncanakan tahun ini," katanya.

Setiap puskesmas nantinya akan menyusun jadwal kunjungan ke beberapa sekolah setiap bulan hingga seluruh sekolah di wilayahnya dapat dikunjungi. Pola ini diharapkan mampu memperluas cakupan skrining kesehatan anak secara merata.

"Misalnya dalam satu bulan mengunjungi beberapa sekolah, sampai akhirnya seluruh sekolah dikunjungi. Itu merupakan bagian dari penjaringan dan termasuk dalam program CKG," ucapnya.

Saat ini pelaksanaan penjaringan di sekolah masih menunggu hasil koordinasi antara masing-masing puskesmas dengan pihak sekolah. Dinas Kesehatan Simalungun berharap koordinasi tersebut segera rampung agar implementasi Program CKG Nasional di daerah dapat berjalan lebih optimal dan berkesinambungan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN