Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Kemenkes Kirim 600 Dokter ke Lokasi Bencana Sumatera, Dinkes Sumut Masih Tunggu Rincian

Mistar.idRabu, 17 Desember 2025 pukul 16.23 WIB
kemenkes_kirim_600_dokter_ke_lokasi_bencana_sumatera_dinkes_sumut_masih_tunggu_rincian

Ilustrasi dokter yang akan diperbantukan dan dikirimkan ke wilayah bencana Sumatera (foto:stiestekom/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) direncanakan akan mengirimkan sebanyak 600 tenaga kesehatan yang terdiri dari para dokter untuk diperbantukan menangani layanan kesehatan di lokasi bencana di Sumatera.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), Hamid Rijal, menegaskan pihaknya telah menerima informasi terkait rencana tersebut.

“Kita sudah dapat informasinya bahwa Kemenkes akan melakukan pengisian pada fasilitas kesehatan yang dinilai membutuhkan dukungan tenaga medis, dalam hal ini dokter dan lainnya,” ujarnya kepada Mistar, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, Hamid mengatakan informasi tersebut masih merupakan penyampaian awal dari Kemenkes. Oleh karena itu, Dinkes Sumut masih menunggu penjelasan lebih detail terkait pelaksanaannya.

“Kita tunggulah dari kementerian nanti bagaimana [detailnya], karena tentu situasi Aceh berbeda dengan Sumatera Utara dan juga berbeda dengan Sumatera Barat,” tuturnya.

Terkait penempatan 600 dokter tersebut, Hamid menyebutkan pihaknya hingga kini belum menerima ketetapan resmi dari Kemenkes mengenai pembagian wilayah dan jumlah tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di masing-masing provinsi.

“Belum ada informasi pembagian 600 dokter itu. Kami baru diinformasikan akan ada penempatan 600 dokter, tapi detail ke provinsi mana dan berapa jumlahnya, kami belum mendapatkannya,” ucapnya.

Dinkes Sumut menyambut baik rencana pengiriman 600 dokter tersebut. Hamid menuturkan, bantuan tenaga kesehatan sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu melalui para relawan dari berbagai daerah.

Beberapa daerah telah mengirimkan relawan, seperti dari Sulawesi Selatan dan Palu. Selain itu, relawan dari Muhammadiyah, Poltekkes, serta berbagai unsur lainnya juga turut memberikan bantuan layanan kesehatan.

“Namun apakah ini termasuk bagian dari 600 dokter itu, kami tidak berani menyebutkan, karena itu merupakan kewenangan kementerian untuk menjelaskannya,” katanya.

Meski demikian, Hamid menegaskan untuk wilayah Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Langkat, saat ini sudah banyak relawan yang berdatangan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN