Dinkes Sumut: 176 Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana

Fasilitas kesehatan di Tukka, Tapanuli Tengah rusak akibat banjir. (Foto: Dinkes Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), Hamid Rijal, mengatakan bahwa hingga Selasa (9/12/2025), sebanyak 176 fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di seluruh wilayah Sumut.
"Ada sebanyak 173 fasilitas kesehatan yang terdiri dari rumah sakit hingga puskesmas terdampak bencana dan data tersebut masih bersifat dinamis," ujarnya kepada Mistar.
Secara rinci, fasilitas yang terdampak adalah 18 rumah sakit yang pelayanan kesehatannya berhenti sementara, 27 puskesmas, 56 puskesmas pembantu dan 75 pos kesehatan desa.
Sedangkan fasilitas kesehatan yang terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan, seperti Pustu Hutagodang, Pustu Garoga, dan Pustu Buluh Tolang saat ini dipindahkan sementara.
"Di Kabupaten Tapanuli Tengah, beberapa nama fasilitas kesehatan yang berhenti sementara yaitu UPTD Puskesmas Tukka, UPTD Puskesmas Sorkam, Puskesmas Kolang dan Pustu Bottot," tuturnya.
Selanjutnya Kabupaten Langkat, ada RSUD Tanjung Pura maupun RSU Pertamina Pangkalan Brandan yang sampai saat ini belum bisa memberikan pelayanan kesehatan.
“Kemudian, Puskesmas Pantai Cermin dan satu Pondok Bersalin Desa Sibara-Bara tidak beroperasi,” tuturnya.
Rumah Sakit Khusus (RSK) Mata Provinsi Sumut juga sempat terdampak banjir hingga setinggi dada orang dewasa, membuat alat kesehatan dan obat-obatan rusak. (hm20)
















