Awas! Nasi di Rice Cooker Bisa Jadi Sarang Bakteri Jika Disimpan Terlalu Lama

Nasi. (Foto: Shutter Stock/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Banyak orang mengandalkan rice cooker untuk menjaga nasi tetap hangat sepanjang hari, bahkan membiarkannya di dalam alat tersebut setelah proses memasak selesai. Namun, kebiasaan menyimpan nasi berjam-jam di rice cooker sering dilakukan tanpa memahami apakah cara tersebut aman. Padahal, penyimpanan yang keliru dapat meningkatkan risiko keracunan makanan.
Di banyak rumah, nasi bahkan dibiarkan semalaman untuk dipanaskan saat sarapan. Mengutip Chowhound pada Selasa (9/12/2025), nasi matang masih dapat disimpan dalam rice cooker dengan mode “keep warm” hingga sekitar 12 jam, asalkan suhunya stabil minimal 60°C. Pada suhu ini, pertumbuhan bakteri dapat ditekan sehingga nasi tetap aman dikonsumsi.
Beberapa rice cooker modern menyediakan fitur “extended keep warm” yang memungkinkan nasi tetap hangat hingga 24 jam. Namun pakar keamanan pangan mengingatkan bahwa semakin lama nasi dibiarkan, kualitas tekstur dan aromanya akan menurun, dan risiko berkembangnya bakteri tetap meningkat meski suhunya stabil.
Nasi termasuk makanan berisiko tinggi karena dapat mengandung spora bacillus cereus. Jika nasi berada pada rentang suhu berbahaya, yakni 5°C–60°C, bakteri ini dapat berkembang dan menghasilkan racun.
Lebih berbahaya lagi, racun yang dihasilkan bacillus cereus tidak selalu hilang meskipun nasi dipanaskan kembali. Karena itu, jika penyimpanan dalam rice cooker tidak terjamin stabil, memindahkan nasi ke kulkas jauh lebih aman.
Penyimpanan nasi di kulkas pun perlu dilakukan dengan benar. Nasi harus ditempatkan dalam wadah kedap udara untuk menghindari kontaminasi dari makanan lain. Sebelum dimasukkan, nasi yang masih hangat perlu dibagi menjadi beberapa bagian agar cepat dingin dan tidak langsung dimasukkan dalam kondisi panas.
Saat hendak dikonsumsi kembali, periksa terlebih dahulu kondisi nasi. Jika tampak berubah warna, berbau tidak sedap, atau terasa sedikit asam, sebaiknya nasi dibuang dan tidak dimakan. (hm20)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















