Kasus Diabetes dan Hipertensi Dominasi Sumut, Pakar Sebut Gaya Hidup Modern Jadi Pemicu

Ilustrasi pengecekan tekanan darah yang dilakukan masyarakat. (foto:berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Indonesia (PDSKKI), Dr. dr. Isti Ilmiati Fujiati, MSc.CM-FM, M.Pd.Ked., Sp.KKLP, Subsp.COPC menanggapi fenomena dominasi penyakit degeneratif di Sumatera Utara (Sumut) dan Medan.
Dirinya mengatakan, tahun 2025 kembali mengingatkan bahwa Diabetes dan Hipertensi masih menjadi dua penyakit kronis yang paling banyak ditemukan di Kota Medan dan Sumatera Utara.
"Kondisi ini bukan sekadar angka statistik, tetapi cerminan perubahan gaya hidup masyarakat modern," ujarnya kepada Mistar, Kamis (12/3/2026).
Gaya hidup modern, dikatakan Isti, ditandai dengan pola makan tinggi gula dan garam, aktivitas fisik yang menurun, serta kebiasaan menunda pemeriksaan kesehatan.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara itu menegaskan meningkatnya kasus penyakit kronis ini ibarat “fenomena gunung es”.
"Banyak masyarakat baru menyadari ketika sudah muncul komplikasi, padahal penyakit hipertensi dan diabetes sering tidak bergejala pada tahap awal," tuturnya.
Dirinya menekankan, hal tersebut membuat upaya pencegahan penyakit hipertensi dan diabetes harus dimulai dari kesadaran diri dan lingkungan sekitar. (hm27)





















