Saturday, July 25, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

IDAI: Indonesia Masih Kekurangan 400 Dokter Konsultan Jantung Anak

Mistar.idSabtu, 25 Juli 2026 pukul 15.35 WIB
idai_indonesia_masih_kekurangan_400_dokter_konsultan_jantung_anak

Ilustrasi Dokter Spesialis Anak Subspesialis Kardiologi Konsultan menangani pasien anak (foto: GeminiAI/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (25/7/2026) – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti ketersediaan Dokter Spesialis Anak Subspesialis Konsultan Jantung Anak di Indonesia yang masih terbatas dalam menangani kasus jantung pada anak.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A., Subsp. Kardio(K), mengatakan jumlah konsultan jantung anak di seluruh Indonesia saat ini hanya sekitar 100 dokter.

"Kita itu masih membutuhkan minimal 500 konsultan jantung anak untuk seluruh wilayah Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis kepada Mistar, Sabtu (25/7/2026).

Piprim menjelaskan, dari total 40 cabang organisasi profesi IDAI, terdapat 12 provinsi di Indonesia yang belum memiliki Dokter Spesialis Anak Subspesialis Kardiologi Konsultan.

Lebih lanjut, Piprim mengatakan salah satu upaya IDAI untuk memenuhi kebutuhan konsultan jantung anak di Indonesia dilakukan melalui konsep pengampuan agar penanganan kasus jantung anak dapat lebih merata.

"Kita mulai dengan UKK Kardiologi IDAI supaya ada pemerataan. Walaupun pengampuannya dalam bentuk telemedisin, bila diperlukan kita bisa membuat semacam dokter terbang," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa mencetak dokter, khususnya konsultan jantung anak, bukan hal yang mudah sehingga diperlukan kerja sama dari seluruh pihak. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN