Rusia Siap Balas Dendam ke Ukraina

Ratusan drone Ukraina menyerang Moskow, ibu kota Rusia, termasuk kilang minyak pada Kamis (18/6/2026). (Foto: Telegram)
Moskow, MISTAR.ID – Rusia siap membalas Ukraina setelah serangan 1.600 drone diluncurkan ke Moskow dan wilayah sekitarnya, Senin (21/9/2026). Serangan tersebut berlangsung di hari terakhir pemungutan suara pemilihan parlemen Rusia.
Akibat serangan ini, dua orang tewas dan terjadi kebakaran di sebuah fasilitas pengolahan minyak.
Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan Ukraina berusaha mengganggu proses demokratis warga Rusia melalui serangan tersebut. Pihaknya memastikan akan memberikan respons militer.
"Sebagai respons terhadap serangan rezim Kyiv yang menargetkan sipil di wilayah Rusia, tentara Rusia akan melanjutkan dan mengintensifkan serangan berpresisi tinggi terhadap militer di Kyiv," kata Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir dari AFP, Selasa (22/9/2026).
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menyebutkan serangan itu disebut sebagai salah satu serangan drone terbesar yang menyasar Moskow sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 2022.
“Dari 1.600 drone yang dikirimkan, 450 di antaranya diarahkan ke ibu kota Rusia,” tutur Sergei.
Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan lubang besar pada gedung apartemen bertingkat di pinggiran Moskow. Foto lainnya menunjukkan kepulan asap hitam dari lokasi yang diduga sebagai fasilitas pengolahan minyak.
Gubernur wilayah Moskow Andrey Vorobyov melaporkan sekitar 400 orang harus dievakuasi dan terjadi kebakaran di sebuah gedung.
Sedangkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebutkan serangan tersebut sangat berdampak signifikan di wilayah Moskow.
"Respons jarak jauh kami berdampak sangat signifikan di wilayah Moskow tadi malam," kata Zelensky melalui X. (Reuters)









































