Friday, August 7, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Korut Bantah Tuduhan AS soal Peretasan Internasional, Sebut 'Fitnah Absurd'

Mistar.idSenin, 4 Mei 2026 pukul 09.31 WIB
korut_bantah_tuduhan_as_soal_peretasan_internasional_sebut_fitnah_absurd

Ilsutrasi. (Foto: Istimewa)

news_banner

Pyongyang, MISTAR.ID

Korea Utara (Korut) pada Minggu (3/5/2026) membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) yang menyebut negara tersebut berada di balik aktivitas peretasan internasional baru-baru ini. Bantahan itu disampaikan melalui media pemerintah, KCNA.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan bahwa tuduhan AS merupakan “fitnah absurd” yang bertujuan merusak citra negaranya. Ia menilai Washington sedang membangun narasi mengenai “ancaman siber yang tidak ada” untuk kepentingan politik.

“Lembaga pemerintah AS, media, dan organisasi penyebar narasi konspirasi berusaha menyesatkan komunitas internasional dengan membicarakan apa yang mereka sebut sebagai ‘ancaman siber’ dari DPRK yang sebenarnya tidak ada,” ujar jubir tersebut, seperti dikutip KCNA.

Korut juga menilai AS bersikap kontradiktif dengan mengklaim sebagai korban, meskipun memiliki kemampuan teknologi siber yang disebut-sebut terbaik di dunia. Sementara itu, Korut kerap dikaitkan dengan berbagai kejahatan siber global.

Menurut Pyongyang, tuduhan tersebut merupakan bagian dari “kebijakan bermusuhan” AS yang bermotif politik. Korut pun memperingatkan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan negara dan warganya.

Sebelumnya, AS berulang kali menuduh Korut melakukan berbagai aktivitas siber yang disponsori negara, termasuk peretasan, pencurian mata uang kripto, serta pengoperasian jaringan pekerja TI di luar negeri.

Pada Maret lalu, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap enam individu dan dua entitas yang diduga terkait operasi pekerja TI Korut, dengan alasan mereka membantu menyalurkan pendapatan ilegal melalui aset digital. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN