Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Rusia Perintahkan Konsulat Jerman di St Petersburg Tutup, Moskow-Berlin Memanas

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 08.57 WIB
rusia_perintahkan_konsulat_jerman_di_st_petersburg_tutup_moskowberlin_memanas

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menuding Jerman menginginkan 'perang kembali' setelah hubungan kedua negara memanas. (foto: AFP via Aljazeera)

news_banner

Moskow, MISTAR.ID - Moskow memerintahkan penutupan Konsulat Jerman di St Petersburg, menandai babak baru ketegangan diplomatik antara Rusia dan Jerman di tengah perang di Ukraina.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (8/9/2026), Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan konsulat tersebut harus menghentikan seluruh operasinya paling lambat 18 September 2026. Seluruh diplomat dan staf konsulat juga diperintahkan meninggalkan Rusia pada tanggal yang sama.

Keputusan tersebut merupakan balasan setelah pemerintah Jerman menutup dua fasilitas Rusia di negaranya pada pekan lalu. Berlin sebelumnya menuding Moskow berada di balik percobaan serangan drone terhadap Bandara Leipzig/Halle.

Kementerian Luar Negeri Rusia melalui pernyataan di Telegram menuding Jerman telah “memprovokasi babak baru eskalasi dalam hubungan bilateral” dan harus bertanggung jawab penuh atas konsekuensinya.

Jerman sebelumnya memerintahkan penutupan Konsulat Jenderal Rusia di Bonn serta pusat kebudayaan Russian House di Berlin.

Moskow kemudian membalas dengan memerintahkan penutupan seluruh cabang Goethe-Institut di Rusia. Para staf lembaga kebudayaan Jerman tersebut juga diperintahkan meninggalkan negara itu.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengecam tuduhan Jerman terkait serangan drone di Leipzig. Ia bahkan menyebut tuduhan tersebut sebagai tanda dimulainya “perang yang nyata”.

Lavrov juga membandingkan langkah Berlin terhadap lembaga diplomatik Rusia dengan situasi menjelang Perang Dunia II. Ia menyebut kebijakan tersebut “sama sekali tidak dapat diterima” dan menuding Jerman kembali menginginkan perang.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga membantah tudingan terkait serangan drone tersebut. Putin mengklaim bukti yang digunakan untuk menuduh Rusia telah “ditanam”, tetapi tidak memberikan penjelasan lebih rinci.

Penutupan Konsulat Jerman di St Petersburg semakin memperburuk hubungan Moskow dan Berlin yang telah merosot tajam sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022.

Jerman sejak itu menjadi salah satu pendukung utama Ukraina di Eropa. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Jerman yang dikutip Al Jazeera, Berlin telah mengalokasikan lebih dari 50 miliar dolar AS dalam bantuan sipil untuk Kyiv dan hampir 67 miliar dolar AS dalam bantuan militer.

Putin berulang kali mengecam dukungan negara-negara Barat terhadap Ukraina dan menuding bantuan tersebut memperpanjang konflik. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN