Gara-Gara Peta PBB, Jepang Ngamuk: Kepulauan Sengketa Dicap Milik Rusia

Gara-gara peta PBB, jepang marah. Kepulauan sengketa dicap jadi milik Rusia.(Foto ilustrasi: maris/meta ai/mistar.id)
Tokyo, MISTAR.ID (11/9/2026) – Baru rilis, peta dunia baru dari PBB langsung bikin Jepang geram. Pasalnya, dalam peta tersebut Kepulauan Kuril digambarkan sebagai bagian dari Rusia. Padahal Jepang masih mengklaim wilayah itu sebagai "Wilayah Utara".
"Kami telah melayangkan protes melalui jalur diplomatik untuk meminta koreksi," kata Juru Bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, Kamis (10/9/2026).
Pekan lalu Majelis Umum PBB memang menggelar voting untuk mengadopsi peta dunia baru. Isi peta ini unik. Ukuran benua Afrika digambar jauh lebih besar dari sebelumnya, bahkan melampaui Amerika.
Sementara Amerika Utara dan Eropa justru mengecil. AS pun ikut protes. Jepang termasuk 164 negara yang mendukung resolusi itu.
Tapi setelah lihat detailnya, Tokyo langsung berubah pikiran. Soalnya warna Kepulauan Kuril/Chishima disamakan dengan Rusia.
Kepulauan Kuril memang sengketa lama Jepang-Rusia. Wilayah 4 pulau itu dicaplok Uni Soviet pada 1945 dan penduduk Jepang diusir dari sana.
Sejak itu Jepang tak pernah mengakui kedaulatan Rusia.Hubungan kedua negara makin dingin setelah Presiden Vladimir Putin berkunjung ke Kepulauan Kuril bulan lalu. Itu kunjungan pertama Putin ke sana.
Jepang langsung memanggil Duta Besar Rusia. PM Jepang Sanae Takaichi juga naik pitam. "Kunjungan itu menyinggung perasaan rakyat Jepang dan sama sekali tidak bisa diterima," ujarnya.
Kini, masalah peta PBB menambah daftar panjang perseteruan Tokyo-Moskow. Jepang menuntut PBB segera mengoreksi warna di peta. Kalau tidak, sengketa yang sudah 80 tahun ini bisa makin panas lagi.(CNN/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Bom Waktu di Tibet: Bendungan Terbesar di Dunia Milik China Dibangun di Atas Patahan AktifBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




































