Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

AS Gempur Target Militer Iran, Ledakan Dilancarkan di Sejumlah Wilayah

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 09.37 WIB
as_gempur_target_militer_iran_ledakan_dilancarkan_di_sejumlah_wilayah

Ilustrasi. (foto: getty images/mistar)

news_banner

Washington, MISTAR.ID – Militer Amerika Serikat (AS) mulai melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran setelah Presiden Donald Trump menegaskan akan memberikan respons keras atas serangan terhadap pasukan AS di Yordania.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan operasi militer dimulai sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Rabu (29/7/2026). "Pasukan AS mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada pukul 8 malam ET hari ini," tulis CENTCOM melalui akun resminya di X, dikutip CNN, Kamis (30/7/2026).

CENTCOM menyebut operasi tersebut merupakan respons atas serangan yang dilakukan Iran terhadap personel militer AS yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah sehari sebelumnya.

Seorang pejabat AS berbicara kepada CNN mengatakan sasaran serangan difokuskan pada fasilitas dan target militer Iran. Sebelum operasi dimulai, Trump telah menyatakan pemerintahannya akan memberikan balasan dengan kekuatan penuh.

"Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu akan datang," ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan menembakkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan AS pada Selasa malam. Militer Yordania mengklaim berhasil mencegat lima rudal yang melintas di wilayah udaranya.

Sementara itu, media Iran melaporkan sejumlah ledakan terjadi setelah serangan AS. Menurut Press TV yang dikutip Al Jazeera, suara ledakan terdengar di beberapa lokasi di wilayah selatan Iran.

Media Tasnim juga melaporkan sedikitnya tiga ledakan mengguncang Pulau Qeshm. Warga setempat mengaku sebuah rudal menghantam kawasan permukiman, namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban.

Selain itu, penyiar nasional Iran, IRIB, melaporkan ledakan turut terdengar di Provinsi Bushehr, lokasi berdirinya satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di negara tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN