Monday, July 20, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Air Force One Bermasalah di Udara: Fakta Menarik Pesawat Presiden AS yang Bernilai Miliaran Dolar

Mistar.idRabu, 21 Januari 2026 pukul 16.04 WIB
air_force_one_bermasalah_di_udara_fakta_menarik_pesawat_presiden_as_yang_bernilai_miliaran_dolar

Ilustrasi, Air Force One Bermasalah di Udara: Fakta Menarik Pesawat Presiden AS yang Bernilai Miliaran Dolar. (foto:tangkapam layar video pendek yang dilansir The New York Times/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Air Force One selalu identik dengan kekuatan, kemewahan, dan keamanan tingkat tinggi. Namun, pesawat kepresidenan Amerika Serikat ini kembali menjadi sorotan dunia setelah mengalami gangguan teknis saat membawa Presiden AS Donald Trump dalam perjalanan internasional. Insiden tersebut membuka kembali diskusi publik tentang usia armada Air Force One, teknologi di baliknya, serta biaya fantastis yang menyertainya.

Gangguan Teknis: Apa yang Terjadi dengan Air Force One?

Peristiwa ini terjadi pada Januari 2026, ketika Air Force One yang membawa Presiden Donald Trump lepas landas dari Joint Base Andrews, Washington DC, untuk menghadiri forum ekonomi dunia di Davos, Swiss. Tak lama setelah mengudara, kru mendeteksi adanya gangguan teknis pada sistem kelistrikan pesawat.

Laporan menyebutkan terdapat anomali pada indikator dan pencahayaan kabin yang berkedip. Meski gangguan tersebut tergolong ringan dan tidak membahayakan secara langsung, protokol keselamatan kepresidenan tidak memberi ruang kompromi. Pesawat akhirnya diputuskan untuk berputar balik dan mendarat kembali di Washington.

Presiden Trump kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat cadangan milik Angkatan Udara AS. Insiden ini kembali menyorot fakta bahwa armada Air Force One saat ini sudah berusia puluhan tahun dan tengah menunggu penggantinya.

Air Force One: Nama Panggilan, Bukan Jenis Pesawat

Banyak yang mengira Air Force One adalah satu jenis pesawat tertentu. Faktanya, Air Force One adalah callsign atau kode panggilan radio untuk pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat yang sedang membawa Presiden AS.

Saat ini, callsign Air Force One biasanya merujuk pada dua unit pesawat VC-25A, versi modifikasi dari Boeing 747-200B. Kedua pesawat ini mulai dioperasikan sejak awal 1990-an dan dirancang khusus untuk kebutuhan presiden sebagai kepala negara sekaligus panglima tertinggi militer.

Spesifikasi dan Keunggulan Pesawat Presiden AS

Meski berbasis pesawat komersial, VC-25A telah dimodifikasi secara ekstrem. Air Force One bukan sekadar alat transportasi, melainkan pusat kendali bergerak.

Pesawat ini dilengkapi sistem komunikasi terenkripsi kelas militer yang memungkinkan presiden tetap memimpin negara dari udara. Ia juga dirancang tahan terhadap gangguan elektromagnetik, termasuk dampak ledakan nuklir, serta mampu melakukan pengisian bahan bakar di udara sehingga dapat terbang jarak sangat jauh tanpa mendarat.

Di dalam kabin, tersedia ruang kerja presiden, ruang konferensi, area medis, hingga fasilitas istirahat bagi staf dan awak. Semua sistem vital memiliki cadangan berlapis untuk menjamin operasional dalam kondisi darurat.

Usia Armada dan Proyek Pengganti yang Tertunda

Masalah teknis yang terjadi baru-baru ini tidak lepas dari faktor usia. VC-25A kini mendekati usia 40 tahun. Pemerintah AS sebenarnya telah lama merencanakan penggantinya melalui proyek VC-25B, berbasis Boeing 747-8.

Namun, program ini mengalami berbagai hambatan, mulai dari masalah teknis, pembengkakan biaya, hingga keterlambatan produksi. Proyek tersebut diperkirakan baru akan rampung dalam beberapa tahun ke depan, sehingga armada lama masih harus terus diandalkan.

Berapa Harga Air Force One? Ini Rinciannya

Berbicara soal Air Force One berarti berbicara tentang biaya yang sangat besar. Bukan hanya harga pesawat, tetapi juga teknologi, keamanan, dan operasionalnya.

Biaya pengembangan dan modifikasi dua unit VC-25B diperkirakan menembus angka lebih dari 1 miliar dolar AS. Angka ini mencakup sistem pertahanan, komunikasi rahasia, serta sertifikasi keamanan tingkat tinggi.

Untuk operasional, Air Force One juga dikenal sebagai salah satu pesawat termahal di dunia, dengan biaya ratusan ribu dolar AS per jam terbang, termasuk perawatan, awak, dan dukungan logistik.

Belum lama ini, perhatian publik juga tertuju pada pesawat Boeing 747-8 supermewah yang dikabarkan berasal dari Qatar dan akan dimodifikasi untuk keperluan kepresidenan sementara. Nilai dasar pesawat tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta dolar, belum termasuk biaya konversi keamanan yang bisa melonjak drastis.

Lebih dari Sekadar Pesawat

Air Force One bukan hanya simbol kemewahan atau teknologi. Ia adalah representasi kekuasaan negara, alat diplomasi global, dan jaminan bahwa pemerintahan Amerika Serikat tetap berjalan dalam kondisi apa pun.

Insiden gangguan teknis yang dialami pesawat ini menunjukkan bahwa bahkan sistem paling canggih di dunia pun tidak luput dari risiko. Namun di sisi lain, peristiwa tersebut juga menegaskan betapa ketatnya standar keselamatan dan betapa pentingnya peran Air Force One dalam percaturan global.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN