Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sekda Binjai Jenguk Korban Pohon Tumbang, Pemko Siapkan Peremajaan Pohon Tua

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 20.44 WIB
sekda_binjai_jenguk_korban_pohon_tumbang_pemko_siapkan_peremajaan_pohon_tua

Pedagang bakso Wardi menjalani perawatan di RSUD dr. Djoelham Binjai setelah menjadi korban pohon tumbang di Lapangan Merdeka Binjai. (Foto: Bayu/Mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bergerak cepat merespons insiden pohon tumbang yang melukai seorang pedagang bakso di Lapangan Merdeka Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kamis (30/7/2026) sore.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Binjai, Chairin F. Simanjuntak, usai meninjau proses evakuasi pohon tumbang, langsung menuju RSUD dr. Djoelham Binjai untuk menjenguk korban, Wardi (40), yang mengalami luka akibat tertimpa pohon.

"Tindakan pertama yang kami lakukan adalah membawa korban langsung ke rumah sakit supaya segera ditangani secara medis," ujar Chairin.

Ia mengatakan, Pemko Binjai telah mengerahkan personel dari sejumlah instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan pemotongan pohon tumbang agar aktivitas masyarakat serta pedagang di sekitar lokasi dapat kembali normal.

Selain penanganan darurat, Pemko Binjai juga akan melakukan langkah pencegahan dengan memeriksa pohon-pohon tua yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

"Kami akan meningkatkan patroli monitoring di seluruh wilayah Kota Binjai untuk mengantisipasi kejadian pohon tumbang agar tidak kembali menimbulkan korban," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr. Djoelham Binjai, drg. Doni, mengatakan korban saat ini masih menjalani penanganan intensif akibat luka serius pada kaki kanannya.

"Begitu tiba di rumah sakit, korban langsung mendapat penanganan untuk menghentikan pendarahan dan mengurangi rasa nyeri. Setelah itu dilakukan observasi di ruang rawat inap," ujarnya.

Menurut Doni, tim medis masih memantau kondisi korban sebelum memutuskan apakah perawatan dapat dilanjutkan di RSUD dr. Djoelham atau perlu dirujuk ke rumah sakit di Kota Medan.

"Nanti kami lihat perkembangannya. Jika tidak memungkinkan ditangani di sini, korban akan dirujuk ke rumah sakit di Medan," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN