Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sebulan Usai Penggerebekan Markas Scammer di Tanjungbalai, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 12.45
journalist-avatar-top
MS
sebulan_usai_penggerebekan_markas_scammer_di_tanjungbalai_polisi_masih_lakukan_penyelidikan

Ilustrasi lokasi rumah yang diduga menjadi markas aktivitas penipuan daring (online scammer) di Gang Daulay, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Tanjungbalai, MISTAR.ID

Perkembangan kasus penggerebekan markas yang diduga menjadi pusat aktivitas penipuan daring (online scammer) di Gang Daulay, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Kasus yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut telah memasuki satu bulan sejak penggerebekan dilakukan pada 12 Mei 2026.

Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian mengamankan 36 orang dari sebuah rumah berwarna hijau tosca yang diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas penipuan daring.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman, melalui Kasat Reskrim AKP Bram, saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan perkara itu, mengatakan proses hukum masih terus berjalan.

"Masih dalam proses penyelidikan ya, Bang," ujar AKP Bram saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai identitas pemilik rumah yang diduga dijadikan markas para pelaku, Kasat Reskrim kembali memberikan jawaban singkat.

"Masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Pernyataan tersebut menegaskan penyidik masih mendalami berbagai aspek dalam kasus tersebut, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain serta status kepemilikan bangunan yang digunakan sebagai lokasi aktivitas para terduga pelaku.

Sejumlah kalangan masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap secara terang-benderang jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut.

Pasalnya, pengungkapan markas yang diduga menjadi pusat aktivitas penipuan daring itu sempat menyita perhatian publik karena jumlah orang yang diamankan mencapai puluhan orang.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Tanjungbalai belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil penyelidikan maupun kemungkinan adanya penetapan tersangka terhadap pemilik rumah dalam perkara tersebut.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN