Kalapas Labuhan Ruku Salurkan Bantuan Sembako untuk Keluarga WBP dan Warga Sekitar

Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga warga binaan pemasyarakatan dan masyarakat sekitar. (Foto: Ebson/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, mengatakan lembaga pemasyarakatan bertujuan memulihkan kesatuan hubungan hidup, kehidupan, dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan (WBP) agar kembali menjadi manusia seutuhnya.
Hal tersebut disampaikan Hamdi di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan sosial berupa sembako kepada keluarga WBP dan masyarakat sekitar Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Selasa (9/6/2026).
"Untuk mewujudkan tujuan tersebut, kami menerapkan empat strategi, yaitu pelayanan dan pembinaan, reintegrasi sosial, keamanan dan ketertiban, serta penegakan hukum," ujar Hamdi.
Baca Juga: Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas Padangsidimpuan, Ombudsman Sumut: Cerminan Buruk Pengelolaan Lapas
Ia menjelaskan, strategi pelayanan dan pembinaan dilakukan melalui pelayanan, perawatan, serta pembimbingan terhadap tahanan maupun narapidana agar mereka menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana.
Selanjutnya, reintegrasi sosial dilakukan dengan mempersiapkan WBP agar dapat kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Menurut Hamdi, strategi keamanan dan ketertiban bertujuan menjaga stabilitas keamanan serta mencegah gangguan di lingkungan lapas.
Sementara itu, penegakan hukum dilakukan dengan memberikan perlindungan terhadap hak-hak tahanan guna mendukung kelancaran proses penyidikan, penuntutan, hingga persidangan.
Pada kegiatan bakti sosial yang merupakan bagian dari program yang diamanatkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku secara rutin menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga WBP maupun masyarakat sekitar.
"Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga WBP dan masyarakat yang berada di sekitar lapas," tuturnya.
Hamdi menjelaskan, paket bantuan yang disalurkan terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, mi instan, dan teh bubuk.





















