Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Khawatir Kehabisan BBM Dampak Perang Iran-AS, Pengendara Padati SPBU Sukadamai Sergai

Mistar.idKamis, 5 Maret 2026 pukul 18.07 WIB
khawatir_kehabisan_bbm_dampak_perang_iranas_pengendara_padati_spbu_sukadamai_sergai

Sejumlah kendaraan mengantre saat membeli BBM di SPBU Sukadame Kabupaten Sergai. (foto: Damanik/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Eskalasi perang antara Amerika Serikat, Israel dan Iran yang semakin meningkat memicu kekhawatiran masyarakat Indonesia akan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Kekhawatiran masyarakat akan sulit mendapatkan BBM mulai tampak di SPBU 14.206.190 Sukadame, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Terlihat puluhan kendaraan bermotor, mobil dan sepeda motor rela mengantre menunggu pengisian BBM jenis Solar, Pertamax maupun Pertalite.

"Baru hari ini saja antre, tadi malam saya isi tidak antre seperti ini bang. Kalau saya menduga antrean ini karena perang Amerika Serikat, Israel dan Iran. Seperti yang dilihat diberitakan semakin meningkat perangnya. Entah kapanpun itu damainya. Dilihat juga di berita selat Hormuz di Iran ditutup. Jadi tidak bisa ambil minyak. Jadi ini yang ditakutkan kalau nantinya bakal tidak ada BBM," ujar pengendara sepeda motor saat mengantre BBM, Kamis(5/3/2026).

Sementara itu, meskipun dipadati antrean, namun seluruhnya mendapatkan BBM. Manager SPBU 14.206.190 Sukadame, Diki mengatakan, stok BBM di SPBU masih aman untuk melayani pembeli. Dia juga menyebut antrian ini dipicu kekhawatiran masyarakat karena perang di Timur Tengah antara, Amerika Serikat, Israel dan Iran.

"Baru hari ini saja antre. Kalau stok BBM kita masih aman bang. Antrean ini karena masyarakat takut tidak ada BBM karena perang di Timur Tengah itu saja bang," ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN