Jukir di Binjai Demo Tolak Kenaikan Setoran hingga 50 Persen

Para juru parkir menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai. (foto: istimewa/mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Sejumlah juru parkir (jukir) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (11/6/2026). Aksi mereka lakukan untuk menolak kebijakan kenaikan setoran parkir yang disebut diberlakukan secara sepihak oleh koordinator lapangan.
Aksi ini mendapat pengawalan dari polisi. Para jukir menyampaikan keberatan atas kenaikan setoran yang dinilai memberatkan, dengan besaran kenaikan bervariasi antara 28 persen hingga 50 persen.
Salah seorang perwakilan aksi, Gurki, mengatakan para jukir khususnya yang bertugas di wilayah Kecamatan Binjai Kota, merasa terbebani oleh kebijakan tersebut. Menurutnya, kenaikan setoran dilakukan tanpa adanya surat edaran atau sosialisasi resmi terlebih dahulu.
Ia menjelaskan, beberapa titik parkir mengalami kenaikan setoran dari Rp35 ribu menjadi Rp55 ribu per hari. Sementara di lokasi yang ramai pengunjung, setoran yang sebelumnya Rp50 ribu per hari naik menjadi Rp100 ribu.
“Menurut kami, kenaikan tarif setoran ini tidak didasari surat edaran resmi. Kebijakan ini sangat memberatkan para juru parkir,” ujarnya dalam orasi.
Selain menyoroti kenaikan setoran, seorang jukir bernama Dedi mengaku sempat menerima intimidasi menjelang aksi berlangsung. Ia menyebut dirinya mendapat ancaman agar membatalkan keikutsertaan dalam demonstrasi tersebut.
“Kami berharap pemerintah dapat meninjau kembali kebijakan kenaikan setoran parkir ini karena sangat menyulitkan kami,” katanya.
Setelah menyampaikan aspirasi, sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diterima untuk berdialog dengan pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Hingga aksi berakhir, hasil pertemuan tersebut belum diumumkan kepada publik.






















