Sejumlah Jalan Tergenang Usai Hujan Deras Guyur Binjai

Ruas jalan di Kecamatan Binjai Kota tergenang air setinggi betis orang dewasa akibat hujan deras. (foto: bayu/mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Binjai selama hampir lima jam, Selasa (9/6/2026), mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Salah satu titik yang terdampak berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, dengan ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa.
Genangan air menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan memaksa pengendara mobil maupun sepeda motor untuk lebih berhati-hati saat melintas. Kondisi ini dipicu tersumbatnya saluran drainase akibat tumpukan sampah yang menghambat aliran air.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas membuka saluran kontrol pintu air dan membersihkan sampah yang menumpuk agar aliran air kembali lancar.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam beberapa jam, genangan air mulai berangsur surut dan arus lalu lintas yang sebelumnya sempat mengalami kemacetan kembali normal.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, mengatakan pihaknya telah melakukan patroli rutin di sejumlah titik rawan genangan sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca yang belakangan sering diguyur hujan deras.
“Setiap sore kami melakukan patroli dan pemantauan karena intensitas hujan cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi genangan maupun banjir,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan banjir yang merendam permukiman warga. Genangan yang terjadi masih terbatas di beberapa ruas jalan akibat tingginya curah hujan dan terganggunya sistem drainase.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan apabila menemukan potensi banjir atau saluran air yang tersumbat. Pihaknya berkomitmen melakukan pemantauan selama 24 jam.
Rudi menjelaskan, salah satu persoalan yang sering ditemukan adalah banyaknya bangunan yang berdiri di atas atau menutupi saluran drainase sehingga menyulitkan proses perawatan dan pembersihan.
“Banyak parit yang tertutup bangunan sehingga lubang kontrol tidak tersedia. Ini yang akan kami evaluasi dan perbaiki agar air dapat mengalir lebih lancar saat hujan turun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Lingkungan I Kelurahan Kartini, Ade, menyebut Jalan Ahmad Yani memang kerap mengalami genangan setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Drainase di lokasi ini belum mampu menampung debit air yang besar karena jumlah lubang kontrol sangat terbatas. Syukurlah petugas BPBD cepat turun sehingga genangan bisa segera teratasi,” ujarnya.
Selain Jalan Ahmad Yani, sejumlah ruas jalan lain yang dilaporkan mengalami genangan air antara lain Jalan T Imam Bonjol di Kelurahan Setia, Jalan Soekarno-Hatta di Kelurahan Dataran Tinggi, serta Jalan MT Haryono di Kelurahan Damai.
Pemerintah Kota Binjai melalui BPBD berencana melakukan identifikasi titik-titik drainase yang bermasalah guna mencegah terulangnya terjadi banjir genangan.
PREVIOUS ARTICLE
Warga Negara Tiongkok Pengidap Autisme Dideportasi dari Medan






















