Warga Negara Tiongkok Pengidap Autisme Dideportasi dari Medan

Imigrasi Medan saat melakukan deportasi terhadap seorang warga negara Tiongkok inisial LY. (Foto: Imigrasi Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Seorang pria berwarga negara Tiongkok pengidap autisme berinisial LY dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Medan karena menggunakan tiket palsu untuk perpanjangan izin tinggal di Kota Medan.
Kepala Seksi Penindakan Keimigrasian Imigrasi Medan, Kristian, menjelaskan bahwa awalnya petugas Imigrasi Medan menemukan adanya ketidaksesuaian tiket pesawat yang digunakan LY dalam proses pengajuan perpanjangan izin tinggal.
"LY mengajukan permohonan perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi Medan. Saat berkas diperiksa, kami mendapati tiket pulang dan tiket kembali yang dilampirkan LY sebagai persyaratan permohonan tidak sesuai dengan data penerbangan aktual," katanya secara tertulis, Selasa (9/6/2026).
Kristian mengatakan, LY tidak memperoleh tiket pesawat secara langsung. LY, lanjut dia, mendapatkan tiket tersebut dari calo. LY baru mengetahui tiket pesawat yang dimilikinya tidak sah dan tak resmi setelah diberitahukan oleh pihak Imigrasi Medan.
"LY masuk ke Indonesia menggunakan Visa on Arrival (VoA) dan tujuannya ke Medan untuk mengurus rencana pernikahan dengan seorang wanita berwarga negara Indonesia. Namun, karena tiket pesawat tidak resmi dalam proses pengajuan izin tinggal, maka permohonan perpanjangan izin tinggal yang diajukannya ditolak dan berujung dilakukan deportasi," ujar Kristian.
Sebelum dideportasi, Kristian mengatakan petugas mengetahui kondisi pria berusia 29 tahun itu mengidap autisme. Alhasil, proses pemulangan ke negara asalnya dilakukan pendampingan pihak keluarga.
"Pihak maskapai menyampaikan bahwa LY harus dilakukan pendampingan selama penerbangan kembali ke Tiongkok karena kondisi yang dimilikinya. Kemudian, LY diberangkatkan didampingi pihak keluarga melalui Bandara Internasional Kualanamu pada Rabu (3/6/2026)," ucapnya. (hm20)
























