Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Ini Keterangan Polisi Terkait Pria Tewas Tergantung di Kos Siantar Barat

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 15.56
AN
AS
ini_keterangan_polisi_terkait_pria_tewas_tergantung_di_kos_siantar_barat

Suasana di Rumah Kos Omah Sare, Jalan Sipirok, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, lokasi ditemukannya seorang pria meninggal dunia di dalam kamar kos, Rabu (10/6/2026). (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Polisi mengungkap hasil penyelidikan awal terkait penemuan seorang pria yang tewas tergantung di dalam rumah kos, Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Rabu (10/6/2026).

Korban diketahui berinisial BRS, 30 tahun, warga Kampung Kalibata, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jasad korban ditemukan di kamar mandi kamar kos nomor 201 setelah pacarnya bersama penjaga kos membuka kamar yang terkunci dari dalam.

Kapolsek Siantar Barat, IPTU Raja Kaya Haloho, mengatakan pihaknya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama personel Samapta Polres Pematangsiantar, piket fungsi, dan Tim Inafis setelah menerima laporan dari warga.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan seorang laki-laki berinisial BRS dalam keadaan meninggal dunia akibat gantung diri di kamar mandi kamar nomor 201.

''Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 10.00 WIB saat pacar korban berinisial IN datang mengunjungi kos tempat korban menginap. Namun, korban tidak merespons saat dipanggil dan pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam," ujar Raja Kaya Haloho kepada Mistar, Kamis (11/6/2026).

Merasa curiga, IN kemudian meminta bantuan penjaga kos bernama Fazar. Penjaga kos tersebut masuk ke kamar melalui jendela dan membuka pintu dari dalam.

Saat memeriksa kamar mandi, keduanya menemukan korban dalam posisi tergantung menggunakan kain seprai yang diikatkan pada ventilasi udara. Korban kemudian diturunkan, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan, polisi memperoleh keterangan bahwa korban datang dari Jakarta ke Pematangsiantar untuk menemui kekasihnya. Korban diketahui tiba di Kota Pematangsiantar pada Sabtu menggunakan bus ALS dan menyewa kamar kos di Jalan Sipirok selama dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan seprai tempat tidur yang diikat pada ventilasi kamar mandi," kata Raja.

Polisi juga menduga tindakan tersebut dipicu persoalan hubungan asmara yang sedang dihadapi korban dengan pacarnya. Saat ini, jasad korban masih berada di rumah sakit sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Jakarta. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN