Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Aksi Bocah 9 Tahun Gagalkan Pencurian di Medan Marelan: Terseret Motor Pelaku

Mistar.idSenin, 12 Januari 2026 pukul 11.30 WIB
aksi_bocah_9_tahun_gagalkan_pencurian_di_medan_marelan_terseret_motor_pelaku

Tangkapan layar korban diseret pelaku hingga 20 meter.(foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Bocah perempuan berusia 9 tahun bernama Jovita Vianitan berhasil menggagalkan aksi pencurian yang dilakukan seorang pria. Namun, Jovita harus mengalami luka lecet di bagian kaki usai terseret sepeda motor pelaku di Lorong 36, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1/2026).

Ayah korban, Darfan, menjelaskan kejadian bermula saat ia hendak menjemput anaknya pulang sekolah. Namun, korban tidak berada di sekolah. Ia kemudian pulang ke rumah dengan anggapan anaknya sudah lebih dulu berjalan kaki.

“Pas saya sampai rumah, anak saya sudah di rumah dan sudah terjadi kejadian itu,” kata Darfan, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan korban, saat kejadian Jovita baru pulang sekolah dan masuk ke kamar mandi. Pelaku yang berciri-ciri bertubuh tambun dan tinggi kemudian masuk ke rumah. Korban yang mendengar suara pintu dibuka mengira ayahnya telah pulang.

Namun, setelah keluar dari kamar mandi, korban mendapati seorang pria tak dikenal tengah mencari barang berharga di dalam rumah. Pria tersebut berhasil mengambil tas berisi uang milik Darfan serta sebuah handphone.

Melihat hal itu, korban berusaha mencegat pelaku dan berteriak agar barang tersebut tidak diambil. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban sempat memegang bagian belakang sepeda motor pelaku.

“Pelaku tancap gas dan anak saya terseret sekitar 20 meter,” tuturnya.

Diduga takut dengan aksi nekat korban, pelaku kemudian berhenti dan mengembalikan handphone tersebut. Akibat kejadian itu, kaki korban mengalami luka-luka dan lecet karena terseret aspal.

“Mungkin dia takut ke jalan raya karena melihat anak saya terseret dan jadi perhatian warga,” lanjut Darfan.

Darfan menyebutkan, barang yang hilang berupa uang tunai di dalam tas dengan jumlah yang belum diketahui pasti. Sementara handphone telah dikembalikan oleh pelaku.

“Kami sudah melapor ke kepala lingkungan, tapi belum ke polisi. Kami masih melihat kondisi anak. Kalau ada apa-apa, baru kami buat laporan polisi,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohap Sibuea, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN