Friday, October 30, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Halle Berry Kalah Perebutan Hak Asuh Anak dari Olivier Martinez, Tuduhan Kekerasan Jadi Pemicu

Mistar.idJumat, 30 Oktober 2026 pukul 17.12 WIB
halle_berry_kalah_perebutan_hak_asuh_anak_dari_olivier_martinez_tuduhan_kekerasan_jadi_pemicu

Halle Berry dan Olivier Martinez. (foto:forbes/fandago/mistar)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (30/10/2026) — Aktris Hollywood Halle Berry mengalami kekalahan dalam perebutan hak asuh putranya, Maceo, dengan mantan suaminya, Olivier Martinez. Dalam putusan 29 Oktober 2026, pengadilan Los Angeles memberikan hak asuh fisik utama kepada Martinez, sementara permintaan Berry untuk kembali mendapatkan hak asuh bersama 50:50 ditolak.

Perselisihan ini mencuat setelah Martinez menuduh Berry melakukan kekerasan fisik terhadap putra mereka yang kini berusia 13 tahun. Namun, tuduhan tersebut dibantah tegas oleh bintang film Monster's Ball itu.

Menariknya, meski Martinez mendapatkan hak asuh fisik utama, hakim justru membubarkan perintah perlindungan sementara terhadap Berry dan menolak permohonan perintah perlindungan permanen yang diajukan Martinez.

Putusan tersebut membuat konflik pengasuhan anak yang telah berlangsung bertahun-tahun kembali menjadi sorotan publik.

Halle Berry, Aktris Peraih Oscar yang Mengukir Sejarah Hollywood

Halle Maria Berry lahir di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, pada 14 Agustus 1966. Ia merupakan salah satu aktris Hollywood paling dikenal, dengan perjalanan karier dari dunia kecantikan hingga perfilman internasional.

Sebelum menjadi aktris, Berry pernah mengikuti kontes kecantikan. Ia meraih posisi runner-up pertama Miss USA 1985 dan menempati peringkat keenam Miss World 1986.

Karier aktingnya berkembang melalui sejumlah film populer, seperti Jungle Fever (1991), Boomerang (1992), X-Men (2000), Monster's Ball (2001), dan Die Another Day (2002).

Pencapaian terbesarnya terjadi pada 2002 ketika ia memenangkan Academy Award kategori Aktris Terbaik melalui film Monster's Ball. Berry menjadi perempuan kulit hitam pertama yang meraih penghargaan tersebut.

Ia juga memenangkan Emmy dan Golden Globe berkat penampilannya dalam film televisi Introducing Dorothy Dandridge (1999).

Kronologi Perceraian Halle Berry dan Olivier Martinez

Halle Berry dan Olivier Martinez bertemu ketika membintangi film Dark Tide pada 2010. Hubungan profesional tersebut berkembang menjadi asmara hingga keduanya bertunangan pada Maret 2012.

Mereka menikah di Prancis pada 13 Juli 2013. Pada Oktober tahun yang sama, pasangan tersebut dikaruniai seorang putra bernama Maceo Robert Martinez.

Namun, rumah tangga mereka tidak bertahan lama. Pada Oktober 2015, Berry dan Martinez mengumumkan perpisahan setelah sekitar dua tahun menikah.

Keduanya tidak pernah mengungkapkan secara terperinci penyebab perceraian. Dalam pernyataan bersama, mereka hanya menyampaikan keputusan berpisah dengan berat hati serta berkomitmen memprioritaskan kepentingan anak.

Proses perceraian berlangsung cukup panjang. Keduanya baru menyelesaikan kesepakatan perceraian pada Agustus 2023, termasuk pengaturan hak asuh dan kewajiban finansial terhadap Maceo.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Berry diwajibkan membayar tunjangan anak sebesar US$8.000 per bulan kepada Martinez, ditambah 4,3 persen dari pendapatannya yang melebihi US$2 juta. Berry juga menanggung biaya pendidikan putranya di sekolah swasta.

Perebutan Hak Asuh Anak Kembali Memanas, Martinez Ajukan Tuduhan Kekerasan

Meski perceraian telah selesai, perselisihan mengenai pengasuhan Maceo kembali mencuat pada Oktober 2026.

Pada 1 Oktober 2026, Martinez mengajukan permohonan hak asuh tunggal sekaligus perintah perlindungan terhadap kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam dokumen pengadilan, Martinez menuduh Berry melakukan kekerasan fisik terhadap Maceo dalam insiden pada 26 September 2026.

Ia mengklaim putranya meminta dijemput setelah terjadi pertengkaran di rumah Berry. Martinez kemudian menuduh sang aktris melompat ke tubuh Maceo, memegang lehernya, dan melakukan tindakan pencekikan.

Martinez juga mengklaim insiden serupa pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, ia mempermasalahkan dugaan ucapan negatif Berry mengenai dirinya di hadapan anak mereka.

Namun, seluruh tuduhan tersebut masih merupakan klaim Martinez dan tidak boleh dianggap sebagai fakta kekerasan yang telah terbukti di pengadilan.

Berry dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Melalui pengacaranya, ia menyebut permohonan Martinez tidak berdasar dan menyesatkan.

Berry menyatakan tidak pernah melakukan kekerasan fisik maupun emosional terhadap Maceo. Ia menggambarkan kejadian 26 September sebagai aktivitas bercanda dan bergumul secara fisik (playful roughhousing), bukan penganiayaan.

Pihak Berry juga menuding Martinez menghambat proses terapi dan pendidikan yang dibutuhkan anak mereka.

Hasil Sidang: Olivier Martinez Dapat Hak Asuh Fisik Utama

Perselisihan keduanya berlanjut dalam proses persidangan yang berlangsung hampir dua minggu.

Pada awal Oktober, hakim sempat mengabulkan perintah perlindungan sementara yang membatasi interaksi Berry dengan Martinez dan Maceo. Jadwal kunjungan Berry kemudian dibatasi pada empat hari dalam seminggu, tanpa kunjungan menginap.

Martinez juga meminta hak asuh tunggal atas Maceo. Namun, permohonan tersebut tidak sepenuhnya dikabulkan.

Dalam perkembangan pada 29 Oktober 2026, hakim Shelley Kaufman memutuskan memberikan hak asuh fisik utama kepada Martinez. Permintaan Berry untuk kembali mendapatkan pengaturan hak asuh fisik 50:50 dan kunjungan menginap juga ditolak.

Meski demikian, Berry tetap mempertahankan hak asuh hukum bersama (joint legal custody), sehingga kewenangan mengambil keputusan penting mengenai anak tidak sepenuhnya dicabut.

Hal menarik lainnya, hakim membubarkan perintah perlindungan sementara dan menolak permohonan perintah perlindungan permanen yang diajukan Martinez.

Dengan demikian, Martinez unggul dalam pengaturan tempat tinggal dan pengasuhan fisik Maceo, tetapi Berry tidak kehilangan seluruh hak sebagai orang tua.

Fakta Menarik di Balik Konflik Hak Asuh Halle Berry

Kasus ini menyimpan sejumlah fakta yang menarik perhatian publik.

Pertama, proses perceraian Berry dan Martinez membutuhkan waktu sekitar delapan tahun sejak pengumuman perpisahan pada 2015 hingga kesepakatan resmi pada 2023.

Kedua, kesepakatan perceraian mereka tidak hanya mengatur tunjangan anak, tetapi juga pendidikan dan konseling keluarga.

Ketiga, Nahla Aubry, putri Berry dari hubungannya dengan Gabriel Aubry, turut memberikan deklarasi tertulis untuk membela ibunya. Ia menyatakan tidak pernah menyaksikan Berry melakukan kekerasan terhadap siapa pun.

Selain itu, Van Hunt, pasangan sekaligus tunangan Berry, juga disebut dalam dokumen perkara dan memberikan deklarasi untuk mendukung Berry.

Kalah Hak Asuh Bukan Berarti Halle Berry Kehilangan Seluruh Hak Orang Tua

Putusan pengadilan terhadap Halle Berry perlu dipahami dengan membedakan hak asuh fisik dan hak asuh hukum.

Hak asuh fisik utama berarti Maceo lebih banyak tinggal dan diasuh oleh Martinez. Sementara itu, hak asuh hukum bersama memungkinkan Berry tetap terlibat dalam pengambilan keputusan penting mengenai pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan anak.

Pembubaran perintah perlindungan sementara juga tidak otomatis membuktikan seluruh tuduhan Martinez palsu. Sebaliknya, tuduhan kekerasan tersebut juga belum dapat diperlakukan sebagai fakta yang terbukti.

Pada akhirnya, kepentingan terbaik anak menjadi pertimbangan utama dalam sengketa hak asuh. Status sebagai selebritas, kekayaan, maupun popularitas orang tua tidak otomatis menentukan hasil persidangan.

Konflik Berry dan Martinez pun belum sepenuhnya berakhir. Peninjauan pengaturan hak asuh berikutnya pada November 2026 akan menjadi perkembangan penting bagi masa depan pengasuhan Maceo.

(nbclosangeles/people/losangelestimes/televisionacademy/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN