Monday, June 15, 2026
home_banner_first
EKONOMI

654 Petugas Sensus di Asahan Targetkan 321 Ribu Data Unit Usaha dan Rumah Tangga

Mistar.idSenin, 15 Juni 2026 17.46
journalist-avatar-top
PR
654_petugas_sensus_di_asahan_targetkan_321_ribu_data_unit_usaha_dan_rumah_tangga

Bupati Asahan menyematkan rompi kepada petugas ekonomi. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Sebanyak 654 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 diterjunkan untuk melakukan pendataan terhadap 321.757 unit rumah tangga dan usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperoleh data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah dan nasional.

Pencanangan sekaligus pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/6/2026). Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan menyediakan data dasar dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, serta mutakhir.

Menurutnya, data yang dihasilkan nantinya akan digunakan untuk memetakan potensi ekonomi daerah, mengetahui struktur usaha yang berkembang di masyarakat, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, hasil sensus juga diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perkembangan ekonomi yang terus berubah.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, BPS Kabupaten Asahan telah menyiapkan ratusan petugas yang sebelumnya mengikuti pelatihan intensif selama hampir dua pekan, yakni pada 1 hingga 13 Juni 2026.

Rahmat menjelaskan, dari total 654 petugas yang diterjunkan, sebanyak 567 orang bertugas sebagai Petugas Pencacah Lapangan (PPL), 83 orang sebagai Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) untuk pendataan umum, serta empat petugas khusus yang menangani pendataan usaha besar, terdiri dari tiga PPL dan satu PML.

Seluruh petugas tersebut akan melakukan pendataan lapangan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan target menjangkau 321.757 unit yang terdiri dari rumah tangga dan berbagai jenis usaha di Kabupaten Asahan.

"Kami mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memudahkan akses petugas serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur," ujar Rahmat.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, menegaskan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan sangat menentukan kualitas perencanaan pembangunan ekonomi di masa mendatang.

Menurutnya, data yang valid dan akurat akan membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

"Data hasil Sensus Ekonomi ini sangat penting sebagai dasar penyusunan arah dan program pengembangan perekonomian daerah," ujar Bupati.

Ia menjelaskan informasi yang diperoleh melalui sensus dapat menjadi acuan dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran melalui pengembangan sektor usaha yang ada.

Bupati juga mengingatkan seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab demi menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, para camat diminta untuk berkoordinasi dengan kepala desa dan kepala dusun guna mendukung kelancaran proses pendataan di lapangan. "Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," pesan Bupati kepada para petugas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan secara simbolis menyematkan perlengkapan kerja kepada perwakilan petugas sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Asahan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN