Harga Gabah di Porsea Naik Lagi, Petani Nikmati Dampak Persaingan Pengepul

Petani di Kecamatan Porsea saat melakukan panen padi. (foto: nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Di tengah musim panen yang masih berlangsung di Kecamatan Porsea Kabupaten Toba, harga gabah kering panen (GKP) kembali mengalami kenaikan. Dalam sepekan terakhir, harga gabah naik Rp1.000 per kaleng, memberikan keuntungan lebih bagi para petani.
Sebelumnya, gabah kering panen dijual dengan harga Rp85.000 per kaleng atau sekitar Rp7.391 per kilogram. Kini, para pengepul membeli gabah petani dengan harga Rp86.000 per kaleng atau setara Rp7.478 per kilogram.
Salah seorang petani di Kecamatan Porsea, Riana, mengatakan kenaikan harga tersebut dipengaruhi persaingan antarpengepul yang cukup ketat selama musim panen raya tahun ini.
“Persaingan antartoke sangat menguntungkan petani. Kami bisa memilih menjual hasil panen kepada pengepul yang menawarkan harga lebih tinggi. Setidaknya, tingginya harga gabah saat ini dapat menutupi biaya produksi dan pembelian pupuk,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Riana berharap tren kenaikan harga gabah dapat terus berlanjut hingga musim panen raya berakhir pada Agustus mendatang. Sementara itu, salah seorang pengepul gabah di Porsea, GPS Galingging, menilai kenaikan harga gabah sejalan dengan meningkatnya harga beras di pasaran.
“Kalau harga beras naik, tentu harga gabah juga ikut naik. Kami tetap mengambil keuntungan yang wajar dari pembelian gabah petani. Jika tidak ada permainan harga dari luar daerah, kemungkinan harga gabah masih berpotensi naik dalam beberapa pekan ke depan,” katanya.
























