Monday, June 22, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Kebiasaan Makan Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur

Mistar.idRabu, 6 Mei 2026 pukul 05.00 WIB
AN
kebiasaan_makan_orang_jepang_yang_bikin_panjang_umur

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

news_banner

Tokyo, MISTAR.ID

Kebiasaan sederhana saat makan ternyata dapat berdampak besar terhadap kesehatan jangka panjang. Di Jepang, terdapat prinsip makan yang dikenal sebagai hara hachi bu, yakni kebiasaan makan hingga sekitar 80 persen kenyang.

Prinsip ini telah lama diterapkan di sejumlah wilayah Jepang yang dikenal memiliki angka harapan hidup tinggi. Berakar dari ajaran konfusianisme, hara hachi bu bukanlah bentuk pembatasan makan secara ekstrem, melainkan latihan kesadaran untuk mengenali sinyal lapar dan kenyang dari tubuh.

Dalam praktiknya, seseorang dianjurkan berhenti makan sebelum merasa benar-benar kenyang. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya makan secara perlahan, menikmati makanan, serta menghindari konsumsi berlebihan.

Sejumlah penelitian memang belum secara khusus menguji aturan “80 persen kenyang” secara terpisah. Namun, studi terhadap populasi yang menerapkannya menunjukkan kecenderungan konsumsi kalori yang lebih rendah sepanjang hari. Pola ini juga dikaitkan dengan indeks massa tubuh yang lebih rendah serta kenaikan berat badan yang lebih terkendali.

Selain itu, pada kelompok pria, kebiasaan ini berhubungan dengan pola makan yang lebih sehat, seperti konsumsi sayur yang lebih tinggi dan ketergantungan yang lebih rendah pada makanan berbasis biji-bijian olahan.

Konsep hara hachi bu dinilai sejalan dengan pendekatan mindful eating atau makan dengan penuh kesadaran. Pendekatan ini mendorong individu untuk lebih memperhatikan apa yang dikonsumsi, sehingga dapat mengurangi kebiasaan makan emosional dan meningkatkan kualitas pola makan.

Di tengah gaya hidup modern, kesadaran saat makan justru cenderung menurun. Sekitar 70 persen orang dewasa dan anak-anak diketahui menggunakan perangkat digital saat makan, yang berpotensi meningkatkan asupan kalori serta menurunkan konsumsi buah dan sayur.

Menurut sejumlah ahli gizi, kebiasaan makan tanpa kesadaran membuat seseorang kurang menikmati makanan yang dikonsumsi, meski perhatian terhadap makanan justru semakin tinggi di ruang publik dan media sosial.

Melalui prinsip hara hachi bu, masyarakat diajak kembali memahami kebutuhan tubuh dan menikmati makanan secara utuh. Pendekatan ini dinilai tidak hanya membantu pencernaan, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan makanan serta mendukung kesehatan jangka panjang.

Dengan demikian, rahasia pola makan sehat ala Jepang bukan sekadar makan lebih sedikit, melainkan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berhenti. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN