Tuesday, September 1, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wakil Bupati Taput Temui Pedagang UMKM: Relokasi di Tanggul Aek Sigeaon Demi Cegah Longsor

Mistar.idSelasa, 1 September 2026 pukul 12.34 WIB
wakil_bupati_taput_temui_pedagang_umkm_relokasi_di_tanggul_aek_sigeaon_demi_cegah_longsor_

Para pedagang UMKM tanggul aek sigeaon Tarutung unjuk rasa ke Kantor Bupati,karena lokasi dagagan di relokasi oleh pemerintah.(Foto: Fernando/mistar.id)

news_banner

Tarutung, MISTAR.ID (1/9/2026) – Puluhan pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sepanjang tanggul Aek Sigeaon, Kecamatan Tarutung, akan direlokasi.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyiapkan tempat baru untuk para pedagang tersebut.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi bencana longsor yang berpotensi merobohkan bangunan perkantoran di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, Tarutung.

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, menemui para pedagang UMKM yang melakukan aksi unjuk rasa.

Dalam pertemuan itu, Deni menjelaskan alasan di balik kebijakan relokasi.

"Relokasi ini kita lakukan untuk pembangunan tanggul Aek Sigeaon. Kondisi tanggul saat ini sangat memprihatinkan. Jika dibiarkan, kantor DPRD dan RSU Tarutung bisa terdampak longsor besar-besaran," ujar Deni.

Deni menambahkan, dalam waktu dekat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara akan membangun struktur penahan longsor atau dek di sepanjang tanggul Aek Sigeaon.

"Karena itu, para pedagang UMKM kita relokasi ke tempat yang telah disediakan oleh pemerintah," jelasnya.

Lebih lanjut, Deni berharap setelah tanggul selesai dibangun, wajah Kota Tarutung akan semakin indah dan bersih.

"Apabila tanggul penahan sudah dibangun oleh PUPR Provinsi, keindahan Kota Tarutung akan semakin terlihat," pungkasnya.(Fernando/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN