Tuesday, September 1, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Prabowo Sebut Pemerintah Pernah Tolak Tawaran Pinjaman IMF

Mistar.idSelasa, 1 September 2026 pukul 08.07 WIB
prabowo_sebut_pemerintah_pernah_tolak_tawaran_pinjaman_imf

Prabowo Subianto. (Foto: Hukum Online)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkap pemerintah pernah menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF).

Menurut Prabowo, penolakan itu terjadi ketika Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat tawaran pinjaman langsung dari IMF.

"Saya kira kemarin, berapa bulan yang lalu, kaget Menteri Keuangan kita di Washington DC ditawarin pinjaman dari IMF. Kita tolak, terima kasih! Indonesia masih bisa tanpa pinjaman dari IMF," ujar Prabowo dalam sambutannya di Penutupan Muktamar ke-35 NU, dilansir dari detik.com, Selasa (1/9/2026).

Prabowo mengatakan Purbaya menolak tawaran tersebut karena kondisi keuangan Indonesia masih kuat. Ia menilai Indonesia tetap mampu bertahan tanpa pinjaman dari IMF.

Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri. Sebagai pilihan, pemerintah mendorong masuknya investasi ke dalam negeri ketimbang mengandalkan utang luar negeri.

amun, apabila pinjaman diperlukan, Prabowo menekankan pembiayaan harus dipilih secara selektif, terutama dengan mempertimbangkan tingkat bunga.

Prabowo mengatakan, pemerintah sendiri telah melakukan berbagai penghematan. Penghematan yang dilakukan juga mendekati Rp 300 triliun per tahun dan akan langsung digelontorkan untuk berbagai program yang menyentuh masyarakat.

"Penghematan kita di berbagai bidang sudah mendekati, tiap tahun lebih dari Rp 200 triliun, mendekati Rp 300 triliun tiap tahun. Uang ini lah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat," pungkas Prabowo. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN