Tuesday, September 1, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Trik Feint Bilal "The Indo Ninja" Hasan Jadi Kunci KO di UFC Shanghai

Mistar.idSelasa, 1 September 2026 pukul 09.01 WIB
trik_feint_bilal_the_indo_ninja_hasan_jadi_kunci_ko_di_ufc_shanghai_

Bilal Hasan vs Nilson Rojas: (Foto: detiksport/Chris Unger/Zuffa LLC)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (1/9/2026) – Kemenangan KO Bilal Hasan di debut UFC Shanghai bukan hanya karena kekuatan. Praktisi MMA, Fransino Tirta, menyebut kunci kemenangan "The Indo Ninja" atas Nilson Rojas adalah kecerdasan bertarung yang luar biasa.

Dalam laga yang berlangsung Sabtu (29/8/2026), Bilal menumbangkan Rojas dengan pukulan kanan telak di ronde kedua.

Namun sebelum pukulan penentu itu, Bilal lebih dulu melancarkan gerakan tipuan atau feint. "Bukan Pukulannya yang Kencang, Tapi Tepat".

CEO One Pride MMA itu menilai Bilal memiliki IQ bertarung yang sangat tinggi. Ia tidak asal memukul, tetapi membaca dan memancing reaksi lawan terlebih dahulu.

"Dengan dia melakukan feint, pasti lawan akan bereaksi. Saat itulah pukulan sesungguhnya dilancarkan. Ini orang IQ-nya hebat sekali. Dia bisa menipu lawan, melihat reaksi lawan, memprediksi gerakan selanjutnya, lalu melayangkan pukulan telak," ujar Fransino kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/8/2026).

"Sebenarnya pukulannya kalau dibilang kencang banget, tidak. Tapi tepat. Tepat sekali. Setup untuk pukulan kanannya itu sangat cantik," sambungnya.

Selain taktik, Fransino juga menyoroti mental Bilal. Petarung asal Indonesia itu sempat terjatuh akibat tendangan Rojas, tetapi langsung bangkit dan justru tampil lebih agresif.

"Dia kena tendang, dia jatuh, tapi langsung bangkit lagi. Tidak gentar, malah makin galak. Dia juga bisa recovery dengan baik. Secara fisik bagus sekali," kata eks petarung TPI Fighting Championship dan ONE Championship itu.

Menurut Fransino, momen terjatuh justru membuktikan sisi mental seorang petarung. Petarung yang terlalu mendominasi tanpa pernah terkena pukulan justru sulit diukur ketangguhannya.

Meski memuji, Fransino menegaskan tetap ada yang harus dibenahi. Terkena pukulan dan takedown di level UFC tidak boleh terjadi lagi.

"Di level setinggi UFC, tidak ada celah sedikit pun untuk lengah. Kena pukul dan kena takedown itu pasti jadi catatan pelatih. Dia harus belajar dan berbenah diri untuk menuju level yang lebih tinggi," tegasnya.

Kemenangan ini membuat rekor Bilal Hasan menjadi 10 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 1 no contest.

Sebelum ke UFC, ia juga sempat merebut gelar juara kelas terbang Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada 2024.(CNN/hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN