Pra Event Deli Serdang Weekend Mendadak Hilang, Warga Pertanyakan Konsistensi Pemkab

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat menghadiri kegiatan Pra Event Deli Serdang Weekend – Car Free Night. (foto:istimewa/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Kegiatan Pra Event Deli Serdang Weekend – Car Free Night yang sebelumnya rutin digelar setiap malam akhir pekan di Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam, kini tidak lagi dilaksanakan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga terkait keberlanjutan program tersebut.
Saat masih berlangsung, kegiatan ini memadukan pentas seni dan budaya, hiburan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ratusan warga kerap memadati lokasi acara yang juga difungsikan sebagai ruang publik terbuka di pusat kota.
Selama kegiatan berlangsung, Jalan Diponegoro ditutup total dari arus lalu lintas kendaraan. Area jalan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, termasuk gelaran tikar oleh pengunjung. Namun, kondisi ini juga sempat dikeluhkan oleh sebagian pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebelumnya menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya menyediakan ruang interaksi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor UMKM. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi alternatif hiburan malam yang aman bagi warga.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, bahkan sempat meninjau langsung kegiatan tersebut dan berinteraksi dengan masyarakat, termasuk mengikuti kegiatan seni budaya di lokasi acara.
Meski sempat berlangsung meriah dan menjadi daya tarik baru di pusat Kota Lubuk Pakam, dalam beberapa waktu terakhir kegiatan tersebut tidak lagi terlihat digelar.
Sejumlah warga pun mempertanyakan konsistensi pelaksanaan program tersebut.
“Kayak kegiatan suka-suka. Pas suka dibuat, pas tidak ya tidak ada lagi,” ujar Ridwan, warga setempat, Senin (27/4/2026).
Di sisi lain, penerapan arus lalu lintas satu arah di Jalan Diponegoro juga menjadi sorotan. Warga menilai kebijakan tersebut tidak berjalan optimal karena masih banyak pengendara sepeda motor yang melintas dua arah, meskipun rambu larangan telah terpasang.
Pengendara dari arah Jalan Sudirman, misalnya, harus berbelok ke Jalan Thamrin jika ingin menuju Jalan Sutomo. Namun, di lapangan, aturan tersebut dinilai belum sepenuhnya dipatuhi.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang, mengatakan pihaknya masih akan memastikan informasi terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Setahu saya dulu kegiatan kecamatan, dan untuk arus satu arah merupakan kewenangan Dinas Perhubungan. Nanti kami pastikan dulu,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan yang diterima dari Kepala Dinas Kominfostan.
Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan kejelasan mengenai kelanjutan program tersebut, termasuk evaluasi pelaksanaannya, agar manfaat yang diharapkan bagi masyarakat dan pelaku UMKM dapat berkelanjutan. (hm27)
BERITA TERPOPULER






















