Polda Sumut Siagakan 172 Personel BKO di Empat Titik Sekitar Sinabung

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Dr Ferry Walintukan. (foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (1/9/2026) - Polda Sumatera Utara bersama dengan pemerintah terkait hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap potensi erupsi susulan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Guna mengatasi hal itu, Polda Sumut menempatkan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) di empat lokasi.
“Untuk personel BKO Polda Sumut ditempatkan pada empat titik strategis di wilayah sekitar Gunung Sinabung guna memperkuat kesiapsiagaan, pengamanan, dan dukungan penanganan kondisi darurat,” ujar Kombes Ferry Walintukan, Selasa (1/9/2026) malam.
Keempat lokasi tersebut antara lain Simpang Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo. Di pos ini sebanyak 40 personel Brimob ditempatkan, dengan dukungan satu tenda Brimob sebagai pos personel.
Lalu Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, ditempatkan 40 personel Brimob dan empat tim medis, didukung satu tenda Brimob dan satu tenda tim medis. Kemudian Simpang Gurki, Kecamatan Payung, ditempatkan 80 personel Samapta Polda Sumut, dengan dukungan satu tenda Dit Samapta.
Terakhir, Polsek Simpang Empat ditempatkan 12 personel Brimob sebagai Tim Randurlap untuk mendukung mobilitas dan kebutuhan operasional di lapangan. Kata Ferry, untuk total personel BKO yang terploting sebanyak 172 personel, terdiri dari 92 personel Brimob dan 80 personel Samapta, di luar empat tim medis yang disiagakan di Simpang Tiga Kicat, Kabupaten Karo.
“Kegiatan ini juga melibatkan sebanyak 550 personel, terdiri dari 500 personel TNI dan 50 personel Pemkab Karo, guna memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan bencana secara terpadu,” terangnya.
Sambung Ferry, untuk rencana tindak lanjut, pihaknya akan memastikan sterilisasi zona rawan sesuai rekomendasi PVMBG, termasuk pengamanan akses, titik kumpul, dan jalur evakuasi. Serta menyiapkan lokasi pengungsian dan dukungan evakuasi, meliputi kendaraan, kesehatan, dapur lapangan, logistik, dan kebutuhan dasar.
Polda Sumut juga meningkatkan kesiapsiagaan personel gabungan serta koordinasi dengan PVMBG, BPBD, TNI, dan Pemkab Karo serta memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan dampaknya sebagai dasar penyesuaian langkah pengamanan dan evakuasi. Kita juga mengantisipasi kepanikan, disinformasi, dan hoaks melalui penyampaian informasi resmi yang cepat dan terkoordinasi,” ujar Ferry mengakhiri. (hm27)























