Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polda Sumut Bangun Jembatan Merah Putih, Waktu Tempuh Warga Dipangkas dari 3 Jam Jadi 45 Menit

Mistar.idKamis, 13 Agustus 2026 pukul 16.27 WIB
polda_sumut_bangun_jembatan_merah_putih_waktu_tempuh_warga_dipangkas_dari_3_jam_jadi_45_menit

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat melakukan pengecekan jembatan. (foto:Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (13/8/2026) - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), bersama Polres jajaran, terus melakukan pembangunan jembatan “Merah Putih” di sejumlah lokasi yang ada di Sumatera Utara. Salah satunya, jembatan Merah Putih yang dibangun di Desa Sukarende, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, mengatakan jembatan Merah Putih ini memiliki panjang sekitar 20 meter dengan lebar kurang dari 10 meter yang menghubungkan wilayah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kota Binjai.

“Jadi, inilah salah satu jembatan yang direvitalisasi oleh Polrestabes Medan. Panjangnya kurang lebih 20 meter, ya, dapat dipergunakan oleh kurang lebih 15 ton, jadi truk bisa masuk, mobil bisa masuk. Ini menghubungkan dari wilayah Deli Serdang, Kota Binjai, dan ke wilayah Langkat,” ujar Irjen Whisnu, Kamis (13/8/2026), di lokasi.

Tak hanya itu, kata dia, dengan adanya jembatan ini dapat mempersingkat waktu masyarakat untuk melakukan pendistribusian kebutuhan pokok dan juga aktivitas ekonomi lainnya. Di mana, sebelum ada jembatan ini, masyarakat harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam kurang lebih dan kini dengan adanya pembangunan telah mempersingkat waktu menjadi 45 menit.

“Ini bisa memutus jam jaraknya, ya, dari tiga jam bisa 45 menit. Kami berharap mungkin bisa membangun jembatan lainnya sehingga dapat berguna bagi masyarakat untuk bisa dilalui oleh masyarakat, baik untuk sekolah, untuk bisnis, untuk kegiatan lainnya,” timpalnya.

Sementara itu, Leni Br Ginting (20) mengatakan, dengan adanya pembangunan ini dapat mempermudah masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Kata Leni, memang sebelumnya jembatan ini telah dibangun sejak beberapa tahun lalu, namun mengalami kerusakan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

“Sebelumnya memang jembatan sudah dibangun dan belakangan rusak. Namun, setelah ada perbaikan ini lebih bagus lagi,” ujar Leni, Kamis siang di lokasi.

Kata senada juga diungkapkan Rado Tarigan. Ia menyebut bahwa dengan adanya pembangunan ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga berharap dengan adanya pembangunan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Ini sangat membantu. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda dan Polri yang telah memberikan dukungan dan membangun jembatan ini,” ujarnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, dalam rangka menyambut Hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-81, Polda Sumut melakukan revitalisasi dan pembangunan 75 buah jembatan yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut). Kapolda Sumut mengatakan, jembatan-jembatan ini dinamai “Jembatan Merah Putih” yang juga merupakan kado spesial untuk masyarakat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-81 yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

Whisnu menambahkan, peresmian jembatan ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI. Untuk wilayah Sumatera Utara sendiri, ada 75 jembatan yang telah siap dibangun dan kini sudah mulai difungsikan oleh masyarakat.

Kata Whisnu, pembangunan ini tidak hanya berhenti di 75 buah jembatan saja, melainkan proses pembangunannya akan terus dilakukan ke depannya. Hal ini merupakan penekanan dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri terhadap seluruh jajarannya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN