Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Toba Harapkan Bantuan Irigasi dari Kementan untuk Kelompok Tani

Mistar.idMinggu, 11 Januari 2026 pukul 05.30 WIB
pemkab_toba_harapkan_bantuan_irigasi_dari_kementan_untuk_kelompok_tani

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, saat berdiskusi dengan tiga kelompok tani. Ia berpesan agar merampungkan pekerjaan. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba melalui Dinas Pertanian berharap bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) kepada kelompok tani, seperti pembangunan saluran irigasi bersumber mata air di lahan sawah tadah hujan, benih padi, alat dan mesin pertanian. Bantuan ini diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Toba sebagai lumbung pangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, mengatakan bantuan saluran irigasi tersebut bertujuan mengoptimalkan kembali sekitar 250 hektare lahan non-rawa atau persawahan tadah hujan yang tersebar di tiga kecamatan.

“Ratusan hektare lahan persawahan tadah hujan yang akan dioptimalkan meliputi Kecamatan Porsea, Kecamatan Parmaksian, dan Kecamatan Uluan. Saat ini, pembangunan saluran irigasi dan sumber mata airnya sudah memasuki tahap finishing,” ujar Lena, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, optimalisasi lahan di tiga kecamatan tersebut belum berjalan maksimal karena pembangunan irigasi dan sumber mata air belum sepenuhnya dituntaskan oleh kelompok tani. Pengerjaan dilakukan secara swakelola dan sempat terkendala kondisi alam yang kurang mendukung.

“Seharusnya akhir tahun 2025 pekerjaan sudah rampung. Namun, curah hujan yang cukup tinggi menjadi kendala sehingga terjadi keterlambatan. Setelah dilakukan addendum, masa pengerjaan diperpanjang hingga Januari 2026. Kami berharap tiga kelompok tani di tiga kecamatan dapat menyelesaikannya tepat waktu,” katanya.

Lena menambahkan, bantuan dari Kementan sangat dibutuhkan petani di Kabupaten Toba, mengingat masih banyak lahan persawahan di 13 kecamatan lain yang masih mengandalkan curah hujan. Termasuk tiga kecamatan terjauh, yakni Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau.

“Kesempatan kecamatan lain untuk mendapatkan bantuan dari kementerian sangat bergantung pada kinerja tiga kelompok tani di Kecamatan Porsea, Uluan, dan Parmaksian dalam mengerjakan proyek saluran irigasi ini. Jangan kecewakan perhatian kementerian kepada kabupaten ini,” ujarnya mengimbau.

Plt Kepala Dinas Pertanian juga mengingatkan bahwa kelompok tani yang layak menerima bantuan harus bersedia meningkatkan indeks pertanaman, dari yang sebelumnya satu kali tanam menjadi minimal dua kali tanam dalam setahun.

“Selanjutnya, setelah bantuan dijalankan dan dikerjakan dengan baik sesuai kesepakatan dalam perjanjian, maka yang diberikan bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga bantuan pengolahan lahan dan benih, serta membuka peluang bagi kecamatan lain di Toba,” tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN