Selama Nataru, 90 Ribu Penumpang Menyeberang Danau Toba

Sejumlah wisatawan dan kendaraan saat menggunakan kapal motor di Pelabuhan Ajibata pada momen libur Nataru. (foto: Indra/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Lonjakan arus wisata dan mobilitas warga mewarnai libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di kawasan Danau Toba. Sejumlah Pelabuhan dan Dermaga di Ajibata dan Parapat mencatat pergerakan penumpang dan kendaraan dalam jumlah besar, mencerminkan tingginya animo masyarakat menyebrang menuju Pulau Samosir dan sekitarnya.
Kepala Wilayah Kerja (KA Wilker) Ajibata, Darwin Purba menyampaikan selama masa Posko Nataru, total penumpang yang dilayani mencapai 90.382 orang. Angka ini, lanjutnya, merupakan akumulasi dari layanan kapal ferry dan kapal tradisional yang beroperasi intensif sepanjang periode libur panjang.
Berdasarkan rekapitulasi data dihimpun Sabtu (10/1/2026), kapal ferry melayani 537 trip dengan jumlah penumpang 65.382 orang serta mengangkut 15.095 unit kendaraan roda dua dan roda empat. Armada utama yang beroperasi antara lain KMP Ihan Batak, KMP Pora-pora, KMP Wira Toba, serta KMP Tao Toba I dan II yang menjadi tulang punggung penyeberangan Ajibata-Ambarita.
Sementara itu, kapal tradisional tak kalah sibuk. Sebanyak 906 trip tercatat dengan total 25.000 penumpang dan 11.290 unit kendaraan roda dua. Lintasan Ajibata-Tomok menjadi rute terpadat, disusul Dermaga Tiga Raja Lopo Parindo dan lintasan Tigaraja-Tuk Tuk yang ramai wisatawan.
Darwin menjelaskan sejumlah dermaga kapal tradisional yang beroperasi selama Nataru berada di wilayah Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Toba. Seluruhnya masuk dalam wilayah kerja Wilker Ajibata, sehingga pengawasan keselamatan, kelayakan kapal, hingga kelancaran arus penumpang dilakukan secara terintegrasi oleh jajarannya.
"Padatnya pergerakan selama Nataru ini menjadi indikator meningkatnya kunjungan wisata ke Danau Toba. Namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh operasional berjalan aman, tertib, dan terkendali berkat sinergi petugas di lapangan," kata Darwin.
Ia menambahkan data rekapitulasi Nataru akan menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat pelayanan penyeberangan ke depan, terutama dalam menghadapi puncak liburan berikutnya agar transportasi danau di kawasan Simalungun dan Toba semakin andal dan berkelanjutan.
PREVIOUS ARTICLE
Tarif Baru Bagi Wisatawan yang Ingin Liburan ke Raja AmpatBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















