Friday, June 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Deli Serdang Serius Mendata Petani untuk Perkuat Serapan Hasil Panen

Mistar.idSabtu, 13 Juni 2026 12.20
EH
HS
pemkab_deli_serdang_serius_mendata_petani_untuk_perkuat_serapan_hasil_panen

Dialog masyarakat pada kegiatan Menumbuhkembangkan Petani Pemuda Milenial di Desa Liang Pematang. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berupaya memperkuat pemasaran hasil pertanian dengan mendata secara menyeluruh petani hortikultura, termasuk jenis tanaman, luas lahan, dan jadwal panen.

Langkah tersebut dilakukan agar dapat memastikan hasil panen petani terserap pasar dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat berdialog dengan petani dalam kegiatan Dialog Bersama Masyarakat Desa Liang Pematang bertema “Menumbuhkembangkan Petani Pemuda Milenial” yang digelar Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Deli Serdang di Kecamatan STM Hulu, Jumat (12/6/2026).

"Kami ingin seluruh petani terdata dengan baik. Apa yang ditanam, berapa luas lahannya, dan kapan panennya harus diketahui. Dengan data tersebut, pemerintah dapat membantu memastikan hasil panen petani terserap pasar. Daripada membeli dari daerah lain, lebih baik kita membeli hasil produksi petani Deli Serdang sendiri," ujar Lom Lom.

Selain membahas produktivitas dan luas lahan, Lom Lom juga menyoroti persoalan pemasaran hasil panen yang masih menjadi tantangan bagi petani.

Menurut Wakil Bupati, bawang merah dan cabai merupakan komoditas pertanian yang memiliki prospek ekonomi cukup menjanjikan.

Pemerintah daerah memastikan berkomitmen memberikan pendampingan kepada petani melalui pemerintah desa dan penyuluh pertanian.

“Pemerintah siap mendampingi petani agar usaha pertanian yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki kepastian pasar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang, Elina Sari, mengatakan Kecamatan STM Hulu merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman hortikultura.

Pemerintah daerah telah menyalurkan berbagai bantuan kepada kelompok tani berupa benih, bibit bawang merah, serta sarana produksi pertanian guna mendukung peningkatan produktivitas.

Elina menambahkan, penguatan sektor pertanian ke depan juga harus melibatkan generasi muda melalui Program Petani Milenial yang menyasar kelompok usia 19 hingga 39 tahun.

“Petani adalah pahlawan pangan yang berperan penting menjaga ketahanan pangan daerah. Kami siap mendampingi para pemuda yang ingin mengembangkan usaha di sektor pertanian,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang membuka peluang bagi kelompok tani maupun petani muda untuk memperoleh pendampingan dan dukungan program melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT), sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni sektor pertanian modern dan berorientasi agribisnis, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN