Pengrajin Batu Bata di Pagar Merbau Deli Serdang Keluhkan Sulitnya Mendapat Solar

Truk mengantre lama di SPBU Deli Serdang karena stok solar langka. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sejumlah pengrajin batu bata di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar. Sulitnya Solar membuat produksi pengrajin terganggu hingga harus meningkatnya biaya operasional.
Salah seorang pengrajin batu bata, Wakidi, mengatakan antrean panjang di SPBU membuat aktivitas distribusi hasil produksi menjadi terhambat.
“Biasanya dalam sehari truk bisa mengangkut batu bata satu sampai dua kali perjalanan. Karena sulit mendapatkan solar, sekarang paling banyak hanya satu kali perjalanan,” ujar Wakidi, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Wakidi, keterlambatan distribusi berdampak langsung terhadap pendapatan para pengrajin karena pengiriman ke konsumen menjadi tidak maksimal.
Keluhan serupa disampaikan Ponijo. Ia mengaku truk miliknya harus mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan solar.
“Truk sudah mengantre di SPBU Jalan Galang-Lubuk Pakam sejak pukul 05.00 WIB. Biasanya baru bisa mendapatkan solar sekitar pukul 10.00 WIB,” katanya.
Sementara itu, Sukirno menyebut kondisi tersebut terjadi hampir setiap hari dan sangat memberatkan masyarakat.
“Setiap hari seperti itu. Kami masyarakat kecil jadi kesulitan menjalankan usaha,” ujarnya.
Para pengrajin berharap pemerintah dan pihak terkait segera mencari solusi agar stok solar kembali seperti sediakala,” tuturnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Bupati Asahan Lepas 60 Kafilah ke MTQ Sumut ke-40






















