Operasi Ketupat Toba 2026: Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas di Sumut Turun Signifikan

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Dr Ferry Walintukan. (foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Dr Ferry Walintukan, mengatakan angka kecelakaan selama Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Sumut mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh, selama operasi pada 13–25 Maret 2026, jumlah pelanggaran turun menjadi 1.772 kasus.
“Terjadi penurunan sebanyak 568 kejadian atau 24,27 persen, yang menunjukkan efektivitas pengamanan terpadu yang dilakukan Polda Sumut bersama seluruh jajaran dan unsur terkait,” terang Ferry, Selasa (31/3/2026) di Polda Sumut.
Selain pelanggaran lalu lintas, angka kecelakaan di Sumut juga mengalami penurunan signifikan. Selama Operasi Ketupat Toba tercatat 134 kasus, sementara pada 2025 lalu tercatat 191 kasus, sehingga terjadi penurunan 57 kasus atau 29,8 persen.
Menurut Ferry, pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh personel pengamanan di lapangan serta meningkatnya kesadaran masyarakat.
“Penurunan gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas ini menjadi indikator bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 berjalan efektif. Ini adalah hasil sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait,” tegasnya.
Perwira menengah Polri itu menambahkan, pengamanan selama operasi tidak hanya difokuskan pada jalur mudik dan balik, tetapi juga mencakup pusat keramaian, objek wisata, rumah ibadah, terminal, dan pelabuhan.
Polda Sumut selalu mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara selektif, agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Angin Kencang Hantam Puluhan Rumah di Pagar Merbau Deli Serdang






















