Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
SUMUT

Masjid Jangan Hanya untuk Ibadah, Bupati Maya Hasmita Dorong jadi Pusat Ekonomi Umat

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 15.10 WIB
masjid_jangan_hanya_untuk_ibadah_bupati_maya_hasmita_dorong_jadi_pusat_ekonomi_umat_

Masjid Jangan Hanya untuk Ibadah, Bupati Maya Hasmita Dorong jadi Pusat Ekonomi Umat

news_banner

Labuhanbaru, MISTAR.ID (2/9/2026) – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., secara resmi membuka Seminar Masjid Mandiri yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (2/9/2026).

Seminar ini bertujuan memperkuat peran masjid. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maya mengapresiasi MUI Labuhanbatu yang menggagas kegiatan tersebut.

Ia menilai konsep Masjid Mandiri merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan fungsi masjid secara lebih luas, khususnya di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Untuk mewujudkan Masjid Mandiri di Kabupaten Labuhanbatu, ada beberapa pilar utama yang harus menjadi perhatian bersama. Yaitu tata kelola dan manajemen profesional, pemberdayaan ekonomi umat, serta kemitraan strategis," ujar Bupati Maya.

Ia berharap semangat kemandirian masjid tidak berhenti pada tataran wacana. Seminar ini diharapkan menghasilkan rumusan konkret dan peta jalan yang dapat diimplementasikan oleh seluruh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) di Labuhanbatu.

"Seminar ini hendaknya melahirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat," harapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengurus masjid. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan semua pihak, masjid diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi berbagai potensi umat.

Ketua Umum MUI Kabupaten Labuhanbatu, Drs. H. Abdul Hamid Zahid, mengatakan seminar ini digelar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat perekonomian umat.

Salah satu caranya adalah melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi dengan kegiatan masjid.

"Melalui kegiatan ini kita ingin meningkatkan SDM dan mendorong perekonomian umat melalui UMKM. Sehingga masjid juga memiliki sumber pemasukan untuk mendukung berbagai kegiatan dan program kemasyarakatan," ujarnya.

Ia berharap seluruh komisi di lingkungan MUI Labuhanbatu mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pembukaan seminar turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Asisten I Setdakab Drs. H. Sarimpunan Ritonga, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu, Pimpinan PT Bank Sumut Cabang Rantauprapat, dan Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rantauprapat.

Sebagai narasumber, MUI menghadirkan H. Marwan Efendi Siregar, Ketua Komisi Ekonomi MUI Kabupaten Labuhanbatu.(Yazis Purba/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN