Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS, Cek Kurs di Tiga Bank Besar

Mistar.idRabu, 2 September 2026 pukul 16.09 WIB
rupiah_ditutup_melemah_ke_rp17763_per_dolar_as_cek_kurs_di_tiga_bank_besar

Ilustrasi. (foto: AI/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp17.763 per dolar AS.

Posisi tersebut melemah 0,11 persen dibandingkan penutupan perdagangan sehari sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.

Pergerakan rupiah juga dapat dilihat dari kurs transaksi valuta asing yang ditetapkan sejumlah bank besar.

Berdasarkan kurs TT Counter BCA yang diperbarui pukul 15.13 WIB, dolar AS berada pada harga beli Rp17.570 dan harga jual Rp17.850. Adapun e-Rate BCA pada pukul 15.55 WIB tercatat Rp17.695 untuk beli dan Rp17.785 untuk jual.

Di BNI, kurs TT Counter pada pukul 15.50 WIB tercatat Rp17.565 untuk beli dan Rp17.865 untuk jual. Special rate BNI berada pada Rp17.717 untuk beli dan Rp17.817 untuk jual.

Bank Mandiri pada perdagangan Rabu pagi menetapkan kurs TT Counter dolar AS sebesar Rp17.520 untuk beli dan Rp17.820 untuk jual. Untuk special rate, kurs berada di Rp17.730 untuk beli dan Rp17.760 untuk jual.

Seluruh kurs tersebut bersifat indikatif dan dapat berubah mengikuti pergerakan pasar serta waktu transaksi.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia hingga pukul 15.00 WIB bervariasi dengan kecenderungan melemah.

Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam di kawasan setelah turun 0,28 persen. Peso Filipina melemah 0,25 persen dan ringgit Malaysia tertekan 0,1 persen.

Dolar Hong Kong turun 0,01 persen, sedangkan yuan China melemah tipis 0,001 persen terhadap dolar AS.

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,58 persen. Yen Jepang menguat 0,32 persen, baht Thailand naik 0,05 persen, dan rupee India terkerek 0,003 persen.

Dolar Singapura bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat tipis pada perdagangan sore. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN