Mahasiswi Asal Dairi Vioni Marpaung Lolos 10 Besar Putri Otonomi Indonesia 2026

Vioni Maryeta Gradiela Marpaung, perwakilan Kabupaten Dairi yang berhasil lolos ke lima besar ajang Putri Otonomi Indonesia 2026. (Foto: Nova/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Vioni Maryeta Gradiela Marpaung, putri asal Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, yang saat ini menempuh pendidikan di Telkom University, Jawa Barat, berhasil lolos ke 10 besar ajang Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 mewakili Kabupaten Dairi.
Keberhasilan Vioni menembus lima besar kompetisi nasional tersebut dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Kabupaten Dairi, Nova Monalisa Situngkir, saat dihubungi Mistar melalui WhatsApp, Senin (8/6/2026).
"Sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi generasi muda di tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Dairi menunjukkan komitmennya melalui partisipasi dalam ajang Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2026. Dalam ajang bergengsi ini, Kabupaten Dairi diwakili oleh Vioni Maryeta Gradiela Marpaung sebagai delegasi resmi daerah," ujar Nova.
Nova menjelaskan, Vioni merupakan warga Desa Sitinjo II, Kabupaten Dairi, dan saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester akhir Program Studi Informatika di Telkom University, Jawa Barat.
Menurutnya, keikutsertaan Vioni merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda perempuan yang memiliki kapasitas, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah berbasis otonomi.
Ajang Putri Otonomi Indonesia 2026 merupakan kompetisi nasional yang mengedepankan peran perempuan muda sebagai agen perubahan, promotor budaya daerah, penggerak UMKM, serta mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.
Dalam proses seleksi yang berlangsung ketat, Vioni mengangkat berbagai isu strategis Kabupaten Dairi, mulai dari promosi potensi pariwisata, pelestarian budaya dan wastra daerah, pemberdayaan UMKM lokal, hingga penguatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya otonomi daerah.
Pendamping Vioni mengatakan, keikutsertaan tersebut bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa identitas dan kebanggaan Kabupaten Dairi di tingkat nasional.
"Ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta semangat generasi muda Dairi kepada masyarakat yang lebih luas," ujarnya.
Dengan semangat berbudaya, berdaya saing, dan berkelanjutan, Kabupaten Dairi optimistis kehadiran Vioni dalam ajang tersebut mampu menjadi sarana promosi positif daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi.
Nova dan Vioni berharap dukungan masyarakat Kabupaten Dairi terus mengalir agar perwakilan daerah tersebut dapat memberikan hasil terbaik pada tahapan lanjutan Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 yang akan digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Baca Juga: Dinkes Dairi Bantah Isu Jual Beli SLHS Dapur MBG, Tegaskan Sertifikat Terbit Sesuai Aturan
Menurut Nova, partisipasi dalam ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat promosi daerah, membangun jejaring nasional, serta mengangkat berbagai potensi unggulan Kabupaten Dairi ke tingkat yang lebih luas.
Nova juga menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dijalani para finalis. Retreat Bela Negara dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Juni 2026, dilanjutkan masa karantina pada 1-2 Juli 2026. Sementara Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 akan digelar pada 2 Juli 2026 di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Jalan Negara Pertapahan, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
BERITA TERPOPULER























