Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kontrol Medis Siswi Korban Keracunan MBG Karo Dinilai Bagus, Orang Tua Belum Puas

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 13.55 WIB
kontrol_medis_siswi_korban_keracunan_mbg_karo_dinilai_bagus_orang_tua_belum_puas

Kondisi F saat selesai melakukan kontrol medis di RSUP H Adam Malik. (foto:berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (8/9/2026) - Orang tua korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Elvinus Lusiana Sitanggang, 49 tahun, memberitahukan hasil kontrol medis F di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan.

Anaknya yang merupakan siswi SMK Bersama Berastagi menjalani kontrol medis pada Senin, 7 September 2026, di Poliklinik Psikiatri dan Poliklinik Neurologi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Kalau hasil medis, dibilang (dokter) enggak ada penyakitnya, karena semuanya mulai dari otak, ginjal, darah dan semuanya bagus (hasil pemeriksaan)," ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Lebih lanjut, Elvinus mengatakan dirinya tidak puas dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter. Meski begitu, ia menyebut masih akan melanjutkan rawat jalan di rumah sakit tipe A itu.

Dirinya pun berencana untuk mencoba pengobatan tradisional bagi putrinya yang berusia 16 tahun. Namun, upaya tersebut belum dicoba ataupun dilakukan pihak keluarga.

"Dalam waktu dekat nanti ada kontrol lagi. Namun, hasil pemeriksaan tadi tidak ada diberikan obat lagi, kemarin saat kontrol baru dikasih obat dari Poliklinik Psikiatri," katanya.

Disebutkan jika siswi SMK Bersama Berastagi itu telah lima kali masuk dan berpindah rumah sakit, mulai dari RSU Kabanjahe, RSU Efarina, RSU Haji, RSU Amanda, dan RSUP H. Adam Malik Medan.

Namun, dokter meminta kepadanya jika nanti anaknya mengalami kejang kembali untuk mengambil videonya sebagai upaya observasi dan agar tim dokter dapat mengetahui obat yang harus diberikan.

Sebelumnya, kondisi F kian memprihatinkan lantaran disebutkan jika kondisi lidahnya tertarik ke belakang dan mengalami lupa ingatan terhadap orang-orang di sekelilingnya, khususnya keluarganya.

F yang turut tergabung dalam OSIS SMK Bersama sempat dirawat di RSU Haji Medan selama sepekan dan telah diperbolehkan pulang dua minggu lalu untuk menjalani pengobatan jalan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN